Catatan Dahlan Iskan

Dasco Sicilia

Share
Share

Saya ingin melihatnya untuk tahu apakah Butet masih sangat anti Jokowi-Gribran –dari yang dulunya amat memuja. Apakah foto dan video yang dipamerkan masih soal politiknya itu.

Pameran itu sendiri sebulan penuh. Masih ada waktu. Kalau saja malam itu saya ke Yogyakarta alangkah sulitnya paginya cari tiket ke Jakarta untuk Pak Dasco.

Usai ngobrol politik itu kami ke Surabaya naik mobil. Tidak ada lagi tiket pesawat. Pun kereta api. Saya pun tahu: ternyata di setiap rest area di jalan tol kini sudah dilengkapi charging mobil listrik.

Semuanya. Bahkan aneka pilihan: ada yang 25 kw, 50 kw, 100 kw, dan 200 kw –yang terakhir itu 25 menit baterai sudah kembali penuh. Saya berdoa semoga yang 100 kw DC itu segera ada di semua rest area.

Tiap kami berhenti isi ulang selalu ada mobil listrik yang juga isi ulang. Pertanda mobil listrik sudah begitu banyaknya.

Di sepanjang perjalanan kami pun masih membicarakan Dasco dan perannya di negara ini. Ia sosok menarik dan penting jadi bahan kajian politik.

Setiap era ada tokoh serupa. (Dahlan Iskan)

 

Share
Related Articles
Fir'aun Baik
Catatan Dahlan Iskan

Fir’aun Baik

Oleh: Dahlan Iskan Fir'aun yang ke 18 lah yang mumminya paling banyak...

Catatan Dahlan Iskan

Tol Tentara

Oleh: Dahlan Iskan Yang paling saya kagumi selama di Mesir adalah jalan...

Ziarah Ziarah
Catatan Dahlan Iskan

Ziarah Ziarah

Oleh: Dahlan Iskan Ziarah pertama saya di Kairo: ke makam Imam Syafi'i....

Serangan Fajar
Catatan Dahlan Iskan

Serangan Fajar

Oleh: Dahlan Iskan Perlunya minoritas diperlakukan secara fair terbukti di dua kejadian:...