Home Tekno Antusias Jelang Pi2Day 28 Juni, Apa Kabar Pi Coin di Tengah Gejolak Politik Internasional ?
Tekno

Antusias Jelang Pi2Day 28 Juni, Apa Kabar Pi Coin di Tengah Gejolak Politik Internasional ?

Share
Share

IKNPOS.ID – Kurang dari seminggu menuju Pi2Day 2025, antusiasme komunitas Pi Network, yang dikenal sebagai Pioneers, makin memuncak.

Banyak yang mulai berspekulasi bahwa perayaan tahunan ini bisa menjadi titik balik besar—bahkan disebut-sebut bisa memicu lonjakan harga Pi Coin (PI).

Apa Itu Pi2Day ?

Pi2Day dirayakan setiap tanggal 28 Juni sebagai perpanjangan dari Pi Day, momen ini tidak hanya sekadar simbolik, tapi juga sering dijadikan ajang untuk memperkenalkan pembaruan dan pencapaian penting dalam ekosistem Pi Network.

Pada tahun ini, euforia makin terasa. Berdasarkan data dari Google Trends, pencarian untuk kata kunci “Pi2Day” melonjak tajam, mencapai skor tertinggi 100 pada 21 Juni lalu.

Ini menunjukkan tingginya rasa penasaran pengguna terhadap potensi pengumuman besar yang mungkin dirilis.

Spekulasi Mulai Muncul : Exchange, AI, dan Aplikasi Baru ?

Sejumlah spekulasi ramai diperbincangkan di komunitas, mulai dari potensi listing Pi Coin di exchange besar, peluncuran aplikasi baru berbasis blockchain, hingga integrasi AI generatif ke dalam ekosistem Pi.

Beberapa Pioneers bahkan menduga teknologi kecerdasan buatan bisa diintegrasikan untuk meningkatkan efisiensi penambangan, personalisasi pengalaman pengguna, hingga sistem keamanan real-time.

Rilis Fitur KYC Jadi Sinyal Awal?

Menjelang Pi2Day, tim pengembang Pi Network telah menggulirkan fitur baru, sinkronisasi Know Your Customer (KYC).

Fitur ini diyakini sebagai solusi atas persoalan verifikasi pengguna, yang selama ini menjadi batu sandungan.

Perbaikan ini disambut baik komunitas, setelah sebelumnya proyek ini sempat dikritik karena lambatnya proses KYC.

Pasar Kripto Sedang Berdarah

Sayangnya, harapan itu diiringi oleh tantangan besar. Selama sepekan terakhir, pasar aset digital global terkoreksi sekitar 7%, dan harga Pi Coin tercatat mengalami penurunan lebih dari dua kali lipat.

Ketegangan geopolitik global dan ketidakpastian makroekonomi jadi salah satu pemicunya.

Share
Related Articles
one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...

Tekno

Gebrakan HP Murah, Tecno Pop X Meluncur dengan Fitur Walkie-Talkie dan Layar 120Hz

IKNPOS.ID - Tecno kembali memanaskan persaingan pasar ponsel pintar kelas bawah (entry-level) dengan...