Home Tekno Pi Network Bersiap Menuju Open Mainnet, Tapi Siapa yang Dipilih Jadi Node di 2025? Ini Bocorannya!
Tekno

Pi Network Bersiap Menuju Open Mainnet, Tapi Siapa yang Dipilih Jadi Node di 2025? Ini Bocorannya!

Share
Rahasia Pi Network terungkap
Rahasia Pi Network terungkap, artikel ini mengungkap alasan di balik belum munculnya 100+ aplikasi dApps siap mainnet di Pi Network.Foto:IST
Share

SuperNode dan Node Biasa: Mana yang Kamu Incar?

Dalam sistem Pi, ada dua tipe node utama:

  • Node Biasa: Dijalankan di komputer pribadi untuk membantu validasi transaksi dan menjaga jaringan tetap aman.

  • SuperNode: Ini yang elit. Mereka menjaga urutan transaksi, memverifikasi blok secara cepat, dan harus selalu online. Core Team masih menentukan SuperNode secara manual, tapi ke depan, proses pemilihannya akan dibuat transparan.

Kamu yang menjalankan node juga bisa mendapatkan bonus harian dalam bentuk koin Pi, dan di masa mendatang, mungkin akan mendapat bagian dari biaya transaksi di jaringan. Plus, ada “Node Bonus” yang bisa mempercepat tingkat mining kamu.

Mau Jadi Operator Node Baru di 2025? Ini Checklist-nya!

Walau belum ada “hari pendaftaran resmi node baru”, kamu tetap bisa bersiap dari sekarang:

  • Selesaikan proses KYC
  • Siapkan perangkat dan koneksi internet
  • Instal software node dari situs resmi
  • Aktif di Testnet terlebih dahulu
  • Pantau terus info resmi dari Pi Network

Ingat, pengalaman di Testnet adalah kunci. Biasanya kamu perlu mining aktif minimal 30 hari sebelum bisa mendaftar jadi node atau bahkan mengajukan KYC.

Peta Node Dunia: Vietnam Mendominasi, Tapi Ada Kekhawatiran

Data terakhir dari Mei 2025 menunjukkan bahwa sekitar 319 node aktif tersebar di dunia, dan mengejutkannya, hampir 48% node berada di Vietnam.

Ketimpangan ini mengundang pertanyaan besar: apakah jaringan Pi sudah cukup tersebar secara global? Banyak yang khawatir soal keamanan dan stabilitas jangka panjang jika node terlalu terkonsentrasi.

Selain itu, muncul juga unek-unek soal tidaknya transparan sistem reward, serta kurang jelasnya syarat dan proses pemilihan SuperNode.

Jalan Panjang Menuju Desentralisasi Sejati

Rencana Pi Network di 2025 benar-benar mirip akrobatik: ingin tumbuh besar tapi tetap stabil dan aman. Perpindahan dari Testnet ke Open Mainnet mereka lakukan bertahap, dengan strategi matang.

Penekanan pada pengguna yang sudah terbukti andal, syarat KYC yang ketat, dan upgrade ke Horizon software jadi tanda bahwa mereka ingin kuat dari dalam sebelum tampil di depan publik.

Kalau benar node pusat sudah dimatikan dan source code dibuka, maka ini langkah revolusioner.

Tapi, agar bisa benar-benar bersaing di ruang blockchain yang padat, Pi Network tetap harus menyelesaikan isu-isu komunitas transparansi, distribusi node, dan sistem insentif.

Share
Related Articles
Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...

Tekno

Redmi Note 15 SE Segera Meluncur dengan Desain Layar Melengkung

IKNPOS.ID - Xiaomi dipastikan akan menambah lini seri Note 15 di India...

Tekno

Keren Banget! Redmi K100 Pro Max Dikabarkan Bakal Dilengkapi Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro

IKNPOS.ID - Xiaomi diperkirakan akan memperkenalkan lini Redmi K100 pada Oktober 2026,...