Home Tekno Pi Coin Ambles! Token AI Ini Diklaim Bisa Ciptakan Meme Viral Otomatis, Baru Presale Raup $10 Juta! Apa Rahasia di Balik Hype-nya?
Tekno

Pi Coin Ambles! Token AI Ini Diklaim Bisa Ciptakan Meme Viral Otomatis, Baru Presale Raup $10 Juta! Apa Rahasia di Balik Hype-nya?

Share
gebrakan dApps baru
Pi Network membuat gebrakan dApps baru saat pencatatan Pi perpetual futures di Kraken. Foto: CoGa
Share

IKNPOS.ID – Hari ini, Pi Coin kembali menjadi sorotan setelah mengalami penurunan sebesar 4% dan kini berada di harga sekitar $0,746.

Penurunan ini terjadi seiring dengan koreksi pasar kripto secara keseluruhan yang turun sekitar 1,5% dalam 24 jam terakhir.

Meski begitu, Pi Coin (PI) masih mencatatkan kenaikan 1,5% dalam seminggu terakhir.

Namun dalam jangka waktu dua minggu, token ini telah turun drastis hingga 33%.

Meskipun terlihat melemah, secara bulanan PI masih mengantongi kenaikan sebesar 17%.

Namun, banyak analis teknikal mulai waspada. Grafik harga Pi Coin saat ini membentuk pola bearish flag, yang secara historis menjadi sinyal penurunan lebih lanjut.

Apa Itu Bearish Flag dan Kenapa Itu Buruk?

Pola bearish flag terbentuk ketika harga turun tajam, kemudian konsolidasi dalam kisaran sempit yang menyerupai bendera, lalu kemungkinan melanjutkan penurunan.

Dalam kasus Pi Coin, harga sempat mencapai puncak $1,57 pada 12 Mei lalu dan sejak itu terus menurun hingga lebih dari 50%.

Kini, PI telah jatuh di bawah garis dukungan (support) dari pola tersebut. Ini menandakan adanya risiko penurunan lanjutan, bahkan bisa saja menyentuh batas bawah di $0,60 dalam beberapa minggu mendatang jika tekanan jual berlanjut.

Namun, Masih Ada Harapan: Pi Coin Oversold?

Di sisi lain, indikator teknikal menunjukkan bahwa Pi Coin mungkin sudah terlalu “oversold” alias dijual berlebihan. Indikator RSI (Relative Strength Index) mendekati angka 30 batas yang seringkali dianggap sebagai sinyal pembalikan arah (rebound).

Selain itu, rata-rata pergerakan jangka pendek (30 MA) sudah berada di bawah 200 MA selama lebih dari sebulan, yang menunjukkan tekanan turun yang mulai jenuh.

Masalah Fundamental: Pi Coin Belum Terdaftar di Bursa Besar

Salah satu alasan utama mengapa harga Pi Coin belum bisa bangkit signifikan adalah belum adanya listing resmi di bursa kripto besar seperti Binance, Coinbase, atau Kraken.

Ketidakhadiran ini menimbulkan kekhawatiran bahwa industri belum benar-benar percaya terhadap validitas atau prospek jangka panjang dari proyek ini.

Jika Pi Coin tidak juga mendapat listing di platform besar, bukan tidak mungkin token ini kehilangan momentum sepenuhnya.

Namun, tim pengembang Pi Network tak tinggal diam. Mereka baru saja meluncurkan Pi Network Ventures Fund senilai $100 juta, yang ditujukan untuk mendukung proyek-proyek berbasis ekosistem Pi.

Langkah ini memberi sinyal bahwa mereka bermain dalam jangka panjang, dan mungkin saja Pi Coin mampu rebound di kuartal mendatang.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...