Catatan Dahlan Iskan

Memihak Rubil

Share
Share

Aktivitas penonton Indy500 di sekitar sirkuit. Total ada 300.000 orang yang menonton balapan legendaris di Indianapolis tersebut.

Sirkuitnya sendiri tidak modern. Bangunan tua. Terlihat kunonya. Indy 500 tahun ini memang sudah yang ke-109. Sejarahnya sudah begitu panjang.

Arena ini benar-benar besar sekali. Arsitekturnya lebih mementingkan fungsionalnya –tidak keindahannya.

Posisi lintasan untuk balap mobilnya mirip posisi lintasan lari di GBK: mengelilingi pinggir stadion.

Di GBK tengahnya untuk lapangan bola. Di stadion Indianapolis ini tengahnya justru difungsikan sebagai fasilitas penyelenggaraan.

Sebagian untuk lokasi pameran mobil. Sebagian lagi untuk parkir khusus para tenant dan panitia. Juga untuk garasi mobil-mobil balap. Untuk museum. Berbagai restoran. Kamar kecil. Semuanya kelihatan kurang tertata. Tidak ada taman. Tidak ada pohon.

Amerika sudah puas dengan sejarah dan kejayaan Indy 500. Toh sudah jadi Makkah-nya balap mobil. Mungkin juga sudah sulit merehabilitasinya. Terlalu berat. Lebih baik membangun yang baru.

Baru sekali ini saya menonton balap mobil di Amerika. Lumayan. Biar sekali langsung ke Makkah-nya. (Dahlan Iskan)

 

Share
Related Articles
Singapura Gagal
Catatan Dahlan Iskan

Singapura Gagal

Oleh: Dahlan Iskan Setiap kali ke Suzhou tidak pernah lagi bermalam di...

Tamparan Mojtaba
Catatan Dahlan Iskan

Tamparan Mojtaba

Oleh: Dahlan Iskan Yang terlibat perang IsAm-Iran, yang hancur perasaan kita semua....

Fir'aun Baik
Catatan Dahlan Iskan

Fir’aun Baik

Oleh: Dahlan Iskan Fir'aun yang ke 18 lah yang mumminya paling banyak...

Catatan Dahlan Iskan

Tol Tentara

Oleh: Dahlan Iskan Yang paling saya kagumi selama di Mesir adalah jalan...