Home Tekno Melawan Arus! Pi Network Menunda Listing Binance, Tapi Ini Justru Bisa Bikin Pi Coin Menggebrak Pasar Kripto!
Tekno

Melawan Arus! Pi Network Menunda Listing Binance, Tapi Ini Justru Bisa Bikin Pi Coin Menggebrak Pasar Kripto!

Share
Bursa Binance listing Pi
Bursa Binance listing Pi Network kembali menjadi kabar menggembirakan bagi komunitas Pi Network.Foto: HKN
Share

IKNPOS.ID – Ketika sebagian besar aset kripto mengalami reli hijau dan proyek-proyek berlomba untuk listing di bursa besar seperti Binance, satu nama justru mengambil langkah berbeda.

Ya, Pi Network proyek kripto berbasis komunitas global memilih untuk menunda pencatatan tokennya di bursa utama, termasuk Binance. Tapi, apakah ini tanda mundur? Ternyata, tidak sama sekali.

Sebaliknya, langkah Pi Network menunda listing Binance justru dilihat banyak pihak sebagai strategi cerdas.

Di tengah hiruk-pikuk proyek kripto yang kerap terburu-buru masuk pasar dan menjadi mangsa spekulasi, Pi memilih jalan yang lebih tenang tapi terstruktur.

Tidak Terburu-Buru, Tapi Matang

Menurut akun X (Twitter) populer @PiNewsLast24Hrs, banyak token yang langsung listing di Binance justru mengalami nasib kurang menyenangkan.

Gejolak harga ekstrem, volatilitas tinggi, hingga aksi pump-and-dump membuat nilai aset tergerus dalam waktu singkat.

Berbeda dengan mereka, Pi Network tidak ingin terjebak dalam euforia sesaat. Penundaan ini adalah sinyal bahwa Pi ingin membangun sesuatu yang lebih tahan lama, bukan sekadar “naik daun lalu tenggelam”.

“Pi tidak mengejar sensasi harga,” tulis akun tersebut. “Mereka sedang membangun fondasi.”

Fokus pada Utilitas Dunia Nyata

Salah satu alasan mengapa banyak pihak percaya pada masa depan Pi Coin adalah karena pendekatannya yang fokus pada utilitas. Pi tidak sekadar menciptakan token untuk dijual, tapi sedang membangun ekosistem nyata.

Bayangkan, suatu hari kamu bisa membayar kopi, layanan digital, hingga produk di marketplace hanya dengan Pi Coin.

Saat ini saja, sejumlah merchant dan pengembang aplikasi sudah mulai mengintegrasikan Pi sebagai alat transaksi.

Dengan begitu, permintaan terhadap Pi Coin akan tumbuh secara organik—bukan hanya karena spekulasi, tapi karena kebutuhan nyata di lapangan.

Tokenomics yang Lebih Sehat

Penundaan listing Binance oleh Pi Network juga berdampak positif bagi tokenomics. Tanpa akses ke bursa besar, distribusi Pi Coin menjadi lebih merata dan tidak terpusat pada “paus” yang punya modal besar.

Ini sangat penting untuk menjaga stabilitas harga di masa depan. Ketika akhirnya Pi Coin diluncurkan secara resmi, ekosistemnya sudah siap—komunitas kuat, aplikasi jalan, dan token tersebar secara adil.

Hal ini memperbesar peluang harga Pi Coin untuk tumbuh sehat dan berkelanjutan.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...