Catatan Dahlan Iskan

Melarikan Diri

Share
Share

Bagi Tiongkok yang digelisahkan bukan ketiadaan barang. Tapi berkurangnya pasar bagi pabrik-pabrik yang padat tenaga kerja.

Soal kekurangan kedelai bisa diatasi dengan impor dari Brasil dan Argentina. Tiongkok sudah mendapat kedelai dari Argentina sebanyak 1/3 dari kebutuhannya.

Jadi, meski pun sudah ada kesepakatan tarif baru, belum tentu impor kedelai dari Amerika. Memang jarak perjalanan kapalnya 15 hari lebih lama.

Tapi Tiongkok sudah punya ”kapal induk” curah yang akan membuat ”kemahalan” jarak itu terkompensasi dengan banyaknya barang yang diangkut satu kapal.

Siapa sangka kerasnya ”pertempuran” dagang dua negara itu begitu cepat diselesaikan. Melebihi yang awal-awalnya cepat takluk ke Amerika dengan cara bersikap kooperatif.

Sikap melawan dari Tiongkok ternyata lebih ampuh. Mungkin ini ilmu tai-chi: tahu kapan melangkah mundur, bertahan dengan kuda-kuda, dan kapan pula menyerang.

Ini seperti tai-chi lawan tinju.

Saya, yang tidak bisa tai-chi maupun tinju, pernah dapat nasihat dari yang ahli berkelahi: harus ingat, salah satu pertahanan terbaik adalah melarikan diri. (Dahlan Iskan)

Share
Related Articles
Catatan Dahlan Iskan

Kang Dasep

Oleh: Dahlan Iskan Semasih mahasiswa pun ia sudah menjuarai lomba robot tingkat...

Rencana Pindah
Catatan Dahlan Iskan

Rencana Pindah

Oleh: Dahlan Iskan Kian simpang siur. Pun setelah seluruh dunia ikut menderita...

Catatan Dahlan Iskan

Iri Masyaallah

Oleh: Dahlan Iskan Saat saya di Yaman itu rupanya lagi musim kawin....

Catatan Dahlan Iskan

Oei Al-Kaff

Oleh: Dahlan Iskan Foto di museum Mukalla ini tidak asing di literatur...