Home Tekno Harga Pi Coin Ambruk! Ada Apa dengan Pi Network? Ini 3 Masalah Besar yang Terungkap!
Tekno

Harga Pi Coin Ambruk! Ada Apa dengan Pi Network? Ini 3 Masalah Besar yang Terungkap!

Share
Harga Pi Coin tertekan
Harga Pi Coin tertekan di bawah $0,60 meski kapitalisasi pasar mencapai $4 miliar.Foto: Coga
Share

2. Manajemen Token yang Kurang Bijak

Masalah kedua adalah soal pengelolaan token. Dalam waktu 12 bulan ke depan, Pi Network akan melepaskan sekitar 1,51 miliar koin ke pasar, setara dengan 132,3 juta koin per bulan.

Dengan nilai saat ini, itu berarti lebih dari $1,12 miliar token akan membanjiri pasar, atau sekitar 22% dari total kapitalisasi pasar saat ini.

Saat supply meningkat dan demand stagnan, hukum pasar berlaku: harga cenderung turun. Tanpa langkah nyata untuk mengontrol sirkulasi token, investor yang sudah memegang koin lebih dulu akan terus terdilusi nilainya.

Sebagian pihak menyarankan agar Pi Foundation mulai melakukan burning token—yakni menghapus sebagian token dari peredaran untuk menjaga kelangkaan dan menaikkan nilai token yang masih tersisa.

Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda bahwa strategi ini akan diambil.

3. Ekosistem yang Masih Lemah

Meski Pi Network telah mengumumkan pendirian dana senilai $100 juta untuk menarik pengembang aplikasi ke ekosistemnya, para kritikus menyebut upaya ini masih terlalu awal dan terfokus pada area yang salah.

Salah satu kritik utamanya adalah: aplikasi Pi saat ini hanya tersedia melalui Pi Browser, yang membuat jangkauan pengguna sangat terbatas.

Sementara itu, pesaing lain sudah hadir di App Store dan Google Play, menjangkau miliaran pengguna global.

Dengan kata lain, meski niat baik sudah ada, eksekusinya belum optimal.

Untuk mengubah arah angin, pengembang Pi perlu segera:

  • Memperluas jangkauan aplikasi ke platform mobile global.

  • Membangun aplikasi yang benar-benar berguna, bukan sekadar “pengisi” ekosistem.

  • Mendorong transaksi nyata dengan Pi Coin, bukan sekadar penimbunan token di dompet.

Pi Network Harus Bergerak Cepat

Dari ketiga isu besar tersebut sentralisasi, manajemen token, dan lemahnya ekosistem terlihat jelas bahwa masa depan Pi Network berada di persimpangan jalan. Jika proyek ini ingin kembali menarik investor, perubahan drastis harus segera dilakukan.

Tanpa itu, harga Pi Coin kemungkinan besar akan terus terpuruk, dan proyek ambisius ini bisa kehilangan momentum emasnya.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...