Home Lifestyle Gaya Arsitektur Modern: Ragam, Ciri Khas, dan Daya Tarik yang Tak Pernah Usang
Lifestyle

Gaya Arsitektur Modern: Ragam, Ciri Khas, dan Daya Tarik yang Tak Pernah Usang

Share
jensi arsitektur modern
Modern Tropical salah satu jenis arsitektur modern dengan konsep terbuka, material kayualami dan langit-langit tinggi.Foto: Asrinesia
Share

IKNPOS.IDArsitektur modern sering dianggap sebagai simbol kebaruan dan efisiensi dalam dunia desain bangunan. Namun, lebih dari sekadar tampilan yang bersih dan minimalis, arsitektur modern sebenarnya memiliki berbagai jenis yang masing-masing mencerminkan filosofi desain, teknologi, dan adaptasi terhadap lingkungan.

Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai berbagai gaya arsitektur modern serta ciri khas unik yang membedakan satu dengan yang lain.

Apa Itu Arsitektur Modern?

Arsitektur modern muncul di awal abad ke-20 sebagai respons terhadap gaya tradisional yang dianggap terlalu dekoratif dan tidak efisien. Fokus utama dari gaya ini adalah kesederhanaan bentuk, kejujuran material, serta fungsi yang optimal.

Bangunan modern mengutamakan garis lurus, denah terbuka, dan pencahayaan alami. Seiring waktu, konsep ini berkembang menjadi beberapa sub-gaya yang memiliki karakteristik tersendiri.

Jenis-Jenis Arsitektur Modern dan Ciri Khasnya

1. International Style

Ciri khas: Bentuk geometris yang bersih, tanpa ornamen, penggunaan material seperti kaca, baja, dan beton.

Fokus: Fungsi dan universalitas desain, sehingga bisa diterapkan di mana pun di dunia.

Contoh: Gedung pencakar langit dengan fasad kaca dan struktur rangka baja.

2. Mid-Century Modern

Ciri khas: Integrasi antara alam dan interior, penggunaan warna netral dengan aksen cerah, dan furnitur fungsional.

Fokus: Keseimbangan antara estetika dan kenyamanan sehari-hari.

Contoh: Rumah-rumah tahun 1940-1960 dengan atap datar dan kaca besar.

3. Brutalism

Ciri khas: Bangunan masif dari beton mentah (raw concrete), bentuk tegas dan monumental.

Fokus: Kejujuran struktur dan ekspresi kekuatan material.

Contoh: Gedung universitas atau balai kota dari era 1950-an hingga 1970-an.

4. Minimalism

Ciri khas: Pengurangan elemen hingga esensi desain, penggunaan warna monokrom, garis lurus, dan ruang kosong.

Fokus: Menyampaikan ketenangan, kesederhanaan, dan fungsionalitas murni.

Contoh: Rumah dengan interior serba putih, furnitur minimal, dan cahaya alami.

5. Modern Tropical

Ciri khas: Adaptasi modern terhadap iklim tropis—ventilasi silang, kanopi lebar, bahan lokal.

Share
Related Articles
Manfaat bawang putih dan madu
Lifestyle

Paduan Ampuh Bawang Putih dan Madu: Rahasia Alami Penjaga Imunitas hingga Kesehatan Jantung

IKNPOS.ID - Bawang putih dan madu merupakan dua bahan pangan alami yang...

Batu Majang
Lifestyle

Kampung Batu Majang Jadi Ikon Wisata Unggulan, Pemprov Kaltim Kucurkan Rp391 Juta 

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus menggenjot pengembangan desa wisata...

Greenland 2 Migration Lebih Mencekam
Lifestyle

PERJALANAN DIMULAI! Greenland 2: Migration Lebih Mencekam

IKNPOS.ID - Keluarga Garrity kembali bertarung untuk masa depan umat manusia dalam...

Lifestyle

Pentingnya Tidur Berkualitas untuk Kesehatan Tubuh dan Otak

IKNPOS.ID - Tidur berkualitas merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kesehatan...