Home Tekno GAWAT! Pi Network Diambang Krisis! Mayoritas Node Ada di Vietnam, Risiko Sentralisasi Mengancam!
Tekno

GAWAT! Pi Network Diambang Krisis! Mayoritas Node Ada di Vietnam, Risiko Sentralisasi Mengancam!

Share
Pi Network menghadapi tantangan sentralisasi.
Pi Network menghadapi tantangan sentralisasi.
Share

Masalah Tak Berhenti di Node: Sentralisasi di Tim Inti Pi Network

Selain dari sisi node, struktur distribusi token dan tata kelola jaringan Pi Network juga menuai sorotan.

Data dari Piscan salah satu explorer blockchain Pi menunjukkan bahwa dari total 100 miliar token Pi Coin, lebih dari 60,7 miliar di antaranya disimpan dalam dompet milik Pi Foundation.

Artinya, lebih dari 60% pasokan token dikuasai oleh pihak pengembang inti. Ini menimbulkan keraguan besar apakah proyek ini benar-benar dijalankan oleh komunitas, atau sekadar dikendalikan oleh segelintir orang di puncak.

Lebih parah lagi, saat ini hanya ada dua node validator yang berfungsi di jaringan  dan keduanya dimiliki oleh tim inti Pi Network.

Dalam sistem blockchain, validator adalah entitas yang punya kuasa untuk memverifikasi dan menyetujui transaksi. Jika validator hanya dimiliki oleh developer, maka tidak ada ruang bagi demokratisasi jaringan.

Komunitas Pi Network Angkat Suara

Kekecewaan dan kekhawatiran mulai meluas di kalangan komunitas pengguna Pi Network.

Di berbagai platform seperti Reddit dan X (sebelumnya Twitter), muncul diskusi dan kritik tajam terkait arah masa depan proyek ini.

Banyak pengguna mempertanyakan apakah Pi Network bisa benar-benar menjadi kripto yang adil dan terdesentralisasi jika sebagian besar koin dipegang oleh tim internal dan infrastruktur node terkonsentrasi di satu wilayah.

Tak hanya itu, muncul juga maraknya penipuan dan token palsu yang mengatasnamakan Pi Network, terutama di Vietnam.

Kepolisian Hanoi bahkan telah mengeluarkan peringatan publik pada 2 Maret lalu, menyebut promosi tentang Pi yang berlebihan sebagai “tidak realistis” dan menyarankan masyarakat agar tidak mudah tergiur.

Bisakah Pi Network Kembali ke Jalur Aslinya?

Jika Pi Network ingin merealisasikan visinya sebagai jaringan kripto global yang inklusif dan adil, maka perombakan besar perlu dilakukan. Langkah-langkah yang dapat diambil antara lain:

  • Diversifikasi lokasi node, agar tidak terlalu terkonsentrasi di satu negara.

  • Membuka peran validator kepada anggota komunitas, bukan hanya tim inti.

  • Mengurangi porsi token yang dikuasai oleh Pi Foundation, agar distribusi lebih merata.

  • Meningkatkan transparansi dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan jaringan.

Potensi Pi Network masih sangat besar, dengan jutaan pengguna aktif dan komunitas yang solid. Tapi kepercayaan adalah kunci.

Dan itu hanya bisa diraih jika proyek ini benar-benar menunjukkan komitmen terhadap prinsip desentralisasi, bukan hanya jargon pemasaran belaka.

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...