Home Lifestyle Dianggap Kaku dan Kejam: Ini Wajah Arsitektur Brutalism yang Jujur dan Fungsional
Lifestyle

Dianggap Kaku dan Kejam: Ini Wajah Arsitektur Brutalism yang Jujur dan Fungsional

Share
Arsitektur Brutalism
The University of Chicago’s Logan Arts Center salah satu contoh bagunan Arsitektur Brutalism.Foto: Wednesday Journal
Share

Di era modern, beberapa bangunan Brutalist justru mengganggapnya sebagai warisan budaya dan mendapatkan perlindungan karena nilai sejarah dan arsitekturnya yang unik. Contohnya adalah Boston City Hall di AS dan Trellick Tower di London.

Brutalism di Era Kontemporer

Meskipun sempat tenggelam, kini Brutalism mengalami kebangkitan. Gaya ini kembali menarik perhatian arsitek muda dan pengembang urban yang menyukai pendekatan jujur, berani, dan tahan lama. Bahkan, adaptasi gaya Brutalist bisa kita temui dalam desain interior modern, dengan dinding beton ekspos, pencahayaan minimalis, dan palet warna abu-abu yang elegan.

Brutalism juga mendapat tempat dalam desain tropis, terkenal dengan nama Tropical Brutalism, yang memadukan beton ekspos dengan ventilasi alami, taman vertikal, dan bahan lokal untuk menyesuaikan dengan iklim hangat.

Arsitektur Brutalism Apakah Masih Diminati?

Arsitektur brutalism masih mendapatkan tempat dan terpakai oleh beberapa arsitek saat ini, meskipun lebih jarang daripada gaya lainnya. Namun, gaya ini kembali populer dalam beberapa dekade terakhir, terutama dalam proyek-proyek urban dan publik.

Contoh bangunan brutalism terbaru yang terkenal adalah The Barbican Centre di London, meskipun pembangunannya pada tahun 1970-an, tapi masih menjadi contoh klasik brutalism yang terus terjaga dan terpelihara.

Selain itu, The Boston City Hall di AS juga tetap menjadi salah satu contoh terkenal dari arsitektur brutalism yang masih relevan dan berfungsi hingga kini.

Ada juga beberapa bangunan terbaru dengan pengaruh brutalism, seperti The Leandro V. Locsin Building di Filipina dan The University of Chicago’s Logan Arts Center.

Jadi, meskipun tidak sebanyak gaya lain, brutalism tetap ada dan beberapa proyek mengadopsinya.

Arsitektur rutalism memang lebih niche atau spesifik. Gaya ini memang tidak sepopuler gaya arsitektur modern lainnya, seperti minimalisme atau bahkan eklektisisme yang lebih fleksibel.

Banyak orang yang merasa desain brutalism terlalu kasar atau terlalu dominan, apalagi dengan material beton ekspos yang bisa terlihat dingin atau bahkan kejam bagi sebagian orang.

Share
Related Articles
Lifestyle

Kapan Batas Akhir Bayar Zakat Fitrah? All You Need to Know

IKNPOS.ID - Zakat fitrah adalah zakat wajib yang harus dikeluarkan oleh setiap...

Amparan Tatak Takjil Khas Banjar
Lifestyle

Warisan Bangsawan! Amparan Tatak Jadi Takjil Paling Diburu di Kalimantan Saat Ramadan

IKNPOS.ID - Ramadan di tanah Kalimantan tidak lengkap tanpa kehadiran Amparan Tatak....

Desaom Rumah Minimalis
Lifestyle

Alasan Mengapa Rumah Anda Terasa Panas, Lengkap dengan Solusinya

IKNPOS.ID - Rasa panas di dalam rumah bukan hanya soal cuaca di...

Lifestyle

Langkah Pencegahan agar Batu Ginjal Tidak Memburuk

IKNPOS.ID - Batu ginjal adalah kondisi medis yang terjadi ketika mineral dan...