Home Tekno ANEH! Pi Network Ventures Diluncurkan, Dana Rp1,5 Triliun Digelontorkan, Kenapa Harga Pi Malah Jatuh?
Tekno

ANEH! Pi Network Ventures Diluncurkan, Dana Rp1,5 Triliun Digelontorkan, Kenapa Harga Pi Malah Jatuh?

Share
Screenshot
Share

IKNPOS.ID – Nicolas Kokkalis, salah satu pendiri Pi Network, kembali tampil di hadapan publik dalam acara Consensus 2025.

Namun, meskipun kemunculannya membawa sejumlah pengumuman baru, harga token Pi justru mengalami penurunan tajam.

Pada Kamis, 16 Mei 2025, pukul 22.00, Kokkalis menjadi salah satu pembicara dalam diskusi panel bertajuk “AI + Blockchain Infrastructure to Accelerate Mass Adoption” di Consensus 2025.

Ini adalah penampilan publik pertamanya sejak proyek Pi Network dimulai.

Pi Network Ventures Diluncurkan

Dua hari sebelumnya, pada 14 Mei 2025, Kokkalis tampil dalam sebuah wawancara video di platform crypto untuk mengumumkan peluncuran Pi Network Ventures, sebuah dana investasi senilai 100 juta USD yang didedikasikan untuk mendukung proyek-proyek berbasis ekosistem Pi Network.

Dana ini terdiri dari token Pi dan fiat, yang akan mendukung pengembangan produk dan layanan.

“Kami ingin meningkatkan utilitas nyata dari token Pi dengan mendukung proyek-proyek yang memberikan dampak nyata,” ujar Kokkalis dalam presentasinya.

Ia juga menekankan bahwa Pi Network Ventures tidak hanya terbatas pada proyek berbasis blockchain, tetapi juga meluas ke sektor teknologi lain seperti kecerdasan buatan (AI), fintech, e-commerce, media sosial, dan aplikasi konsumen.

Namun, meski ada pengumuman tersebut, harga token Pi justru terus anjlok. Setelah pengumuman pada 14 Mei, harga Pi turun dari 1,20 USD menjadi 0,80 USD.

Harga Merosot hingga 0,70 USD.

Usai penampilan Kokkalis di Consensus 2025, harga kembali merosot hingga 0,70 USD.

Kapitalisasi pasar Pi terjun dari 9 miliar USD pada 12 Mei menjadi 4,8 miliar USD, dengan volume perdagangan 24 jam yang hanya mencapai 600 juta USD.

Menurut Nguyen Hoang Anh, seorang investor cryptocurrency asal Ho Chi Minh City, penurunan harga ini sudah bisa diprediksi.

“Komunitas Pi berharap ada pembaruan besar dan kepastian dari tim inti, tapi yang diberikan justru informasi yang kurang jelas,” ungkapnya.

Sementara itu, Hai Thanh, seorang penambang dan investor Pi jangka panjang, menyatakan kekecewaannya.

Share
Related Articles
Indonesia Negara Pertama Blokir AI Grok di X
Tekno

BIKIN RESAH! Indonesia Negara Pertama Blokir AI Grok di X

IKNPOS.ID - Indonesia mengambil langkah tegas dengan menjadi negara pertama di dunia...

Samsung Galaxy A07 5G
Tekno

Diam-Diam Mengejutkan! HP Samsung Galaxy A07 5G Dikenalkan, Ponsel 2 Jutaan dengan Spek Premium

IKNPOS.ID - Samsung baru saja membuat kejutan besar di awal tahun 2026....

Tekno

Krisis RAM PC 2026: Mengapa Harga Memori Makin Mahal

IKNPOS.ID - Industri perangkat keras komputer menghadapi krisis RAM PC 2026 yang...

Tekno

Rumor Harga Steam Machine, Mulai dari Rp16,9 juta

IKNPOS.ID - Valve kembali menjadi sorotan setelah munculnya rumor terkait harga terbaru...