Home Tekno Token OM Runtuh 90%, Pi Network Jadi Sorotan, Komunitas Pi: Kami Punya Utility, Bukan Sekadar Hype!
Tekno

Token OM Runtuh 90%, Pi Network Jadi Sorotan, Komunitas Pi: Kami Punya Utility, Bukan Sekadar Hype!

Share
Nilai Token Pi Merosot
Nilai token Pi terus merosot meski gelaran PiFest2025 terbilang berhasil.Foto:X
Share

Tapi Apakah Itu Cukup?

Meski komunitas Pi Network tampil optimis, beberapa pihak masih menyuarakan kekhawatiran.

Mahidhar Crypto, salah satu validator Pi Coin, memperingatkan soal manipulasi harga yang bisa terjadi bila pengguna menyimpan Pi Coin mereka di centralized exchanges (CEXs).

“Kami lihat sendiri apa yang terjadi pada OM. Market makers bisa gunakan bot untuk membentuk ‘buy/sell walls’ palsu dan memanipulasi harga,” katanya.

Mahidhar juga mengingatkan Pi Core Team untuk lebih selektif terhadap bisnis yang telah melalui proses KYB (Know Your Business) dan menghindari listing derivatif Pi di bursa kripto yang memperbolehkan perdagangan leverage.

Data On-Chain dan Analisis Teknis Picu Kecurigaan

Firma analisis teknikal Trading Digits turut menambahkan kegelisahan. Mereka menyebut bahwa indikator teknikal populer “Pi Cycle Top” yang seringkali menandai puncak harga sebelum koreksi besar telah muncul dua kali dalam grafik OM sejak 2024.

Yang mengejutkan, sinyal terakhir muncul hanya dua bulan sebelum harga OM kolaps.

“Kebetulan, atau memang sudah waktunya?” tulis mereka dalam laporan analisisnya.

Masa Depan Pi Network di Tengah Gejolak Kripto

Hingga artikel ini ditulis, harga Pi Coin berada di kisaran $0.74, turun sekitar 1,36% dalam 24 jam terakhir, menurut data dari BeInCrypto.

Penurunan ini masih terbilang wajar jika dibandingkan dengan crash brutal yang dialami OM.

Namun, pertanyaannya tetap menggantung: Apakah Pi Network akan tetap berjalan di jalur yang disiplin dan utility-first, ataukah akhirnya akan jatuh ke jebakan yang sama seperti OM?

Dengan komunitas yang kini diklaim telah mencapai 60 juta pengguna, Pi Network punya fondasi kuat. Tapi industri kripto tak pernah pasti.

Yang jelas, semua mata kini tertuju pada bagaimana tim Pi dan komunitasnya mengelola transisi menuju adopsi massal dan menghindari jebakan manipulasi dan spekulasi pasar.

Share
Related Articles
Tekno

Menghitung Hari Peluncuran, Redmi Buka-bukaan Soal Spesifikasi Gahar Turbo 5 Max

IKNPOS.ID - Sub-merek Xiaomi, Redmi, semakin agresif menggoda pencinta teknologi menjelang peluncuran...

Tekno

Realme 16 5G Siap Meluncur: Contek Desain iPhone 17 Air hingga Inovasi Cermin Selfie

IKNPOS.ID  - Persaingan pasar ponsel pintar kelas menengah di Indonesia diprediksi bakal...

Tekno

Oppo Resmi Rilis Reno15 Series di Indonesia, Usung Kamera 200MP dan Fitur AI Masa Depan

IKNPOS.ID - Raksasa teknologi asal China, Oppo, resmi menggebrak pasar ponsel pintar...

CARA BIKIN NIB TERBARU, Satu Nomor Bisa Gantikan TDP, API Hingga BPJS
Tekno

CARA BIKIN NIB TERBARU: Satu Nomor Bisa Gantikan TDP, API Hingga BPJS

IKNPOS.ID - Nomor Induk Berusaha (NIB) bukan lagi sekadar pilihan. Tapi keharusan...