Home Tekno Pi Network Meroket! Harga Token Naik 5%, Mainnet Tahap 1 Segera Dimulai
Tekno

Pi Network Meroket! Harga Token Naik 5%, Mainnet Tahap 1 Segera Dimulai

Share
harga pi tembus $30
Keyakinan para analis Harga pi tembus $30 dengan alasan beberapa indicator ini. Foto: Coinfomania.
Share

IKNPOS.ID – Harga Pi Network (PI) melonjak lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran $0,66 per token.

Lonjakan ini datang seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap migrasi mainnet tahap pertama yang sudah lama dinanti sejak proyek ini diluncurkan pada 2019.

Tak hanya harga yang naik, volume perdagangan PI juga meroket hingga 66%, menandakan aktivitas pasar yang cukup tinggi.

Banyak yang menilai ini sebagai reaksi positif terhadap kabar terbaru dari Tim Inti Pi Network, yang mengonfirmasi bahwa lebih dari 12 juta pengguna telah menyelesaikan proses Know Your Customer (KYC).

Migrasi Mainnet Tahap Pertama Dimulai

Pi Network saat ini sedang bersiap meluncurkan fase pertama migrasi mainnet, yang akan memindahkan berbagai bentuk insentif dan hadiah dari jaringan testnet ke mainnet. Ini mencakup:

  • Hadiah mining dasar

  • Kontribusi dari Security Circle

  • Komitmen lockup

  • Insentif aplikasi utilitas

  • Reward untuk node yang sudah diverifikasi

Menurut pengumuman terbaru mereka di platform X (dulu Twitter), Tim Pi Core menyatakan komitmennya untuk memindahkan sebanyak mungkin token PI milik para pengguna (yang disebut Pioneers) ke jaringan utama.

Untuk saat ini, bonus referral belum akan dimigrasikan. Proses tersebut akan dimulai di tahap kedua, yang dijadwalkan akan berlangsung setelah antrean migrasi pertama selesai. Meski begitu, belum ada tanggal resmi yang diumumkan.

Distribusi Token PI: Adil dan Terkendali

Salah satu keunggulan tokenomik Pi Network adalah model distribusinya yang dirancang agar tumbuh seiring kemajuan komunitas.

Dari total 100 miliar token PI yang telah dicetak, hanya bagian yang sudah dimigrasikan yang dapat digunakan.

Berikut alokasi token PI secara keseluruhan:

  • 65% untuk komunitas (mining, insentif, dsb)

  • 10% untuk yayasan

  • 5% untuk likuiditas

  • 20% untuk tim inti (Core Team)

Model ini mencegah terjadinya akumulasi berlebihan ataupun penjualan besar-besaran (sell-off) sebelum waktunya.

Banyak analis memuji strategi ini sebagai cara menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan dalam ekosistem Pi.

Share
Related Articles
Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...

Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...