Home Tekno Meledak Lagi! Harga Pi Network Merangkak Naik, Siap Tembus $1? Analis Sebut Ini Syaratnya!
Tekno

Meledak Lagi! Harga Pi Network Merangkak Naik, Siap Tembus $1? Analis Sebut Ini Syaratnya!

Share
Pi Coin Melonjak 70%
Pi Coin melonjak menuju 70% setelah turun di titik terendah.Foto Coinfomania
Share

IKNPOS.ID – Setelah mengalami koreksi tajam sebesar 31,5% dalam 30 hari terakhir, Pi Network (PI) mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi.

Dalam tujuh hari terakhir, harga PI naik sekitar 4,7%, yang memberi harapan baru bagi komunitas Pioneers dan investor kripto yang sudah cukup lama menantikan momen kebangkitan proyek ini.

Namun, meskipun terlihat adanya sinyal positif dari beberapa indikator teknikal seperti Directional Movement Index (DMI), tekanan bearish masih terasa.

Beberapa indikator lainnya seperti Chaikin Money Flow (CMF) dan Exponential Moving Average (EMA) menunjukkan bahwa pasar PI masih berada dalam fase tarik-menarik antara pembeli dan penjual.

DMI PI Network Menguat: Tanda Tren Baru?

Indikator DMI PI Network saat ini mencatat ADX (Average Directional Index) di angka 17,17, naik cukup signifikan dari 12,24 kemarin.

Meski belum menyentuh angka psikologis 20 (ambang kuatnya tren), kenaikan ini menandakan adanya dorongan tren yang mulai terbentuk.

Lebih lanjut, +DI yang mencerminkan kekuatan beli naik ke 25,36, sementara -DI yang menandakan tekanan jual turun ke 18,55. Ini artinya, saat ini kekuatan beli masih lebih dominan, meskipun perlahan mulai kehilangan tenaga.

Jika tren ini berlanjut—+DI tetap di atas -DI dan ADX terus naik—maka harga PI bisa kembali menguat. Tapi, jika -DI naik dan ADX stagnan, koreksi bisa terjadi dalam waktu dekat.

CMF Kembali ke Zona Negatif: Hati-Hati, Bulls!

Di sisi lain, indikator Chaikin Money Flow (CMF) kembali berada di bawah garis nol, tepatnya di -0,06. Ini terjadi setelah sempat menyentuh angka netral (0) sebelumnya, yang menandakan akumulasi beli mulai mereda.

CMF menggabungkan data volume dan harga untuk mengukur tekanan pasar. Nilai negatif pada CMF mengindikasikan tekanan jual masih mendominasi.

Meskipun kecil, angka ini bisa menjadi sinyal bahwa para pembeli mulai ragu-ragu untuk masuk lebih agresif.

Jika CMF tidak segera balik ke atas nol, pasar PI berisiko kembali stagnan atau terkoreksi dalam waktu dekat. Tapi jika CMF kembali positif, momentum bullish bisa berlanjut.

Share
Related Articles
Tekno

Baru Beli Smartphone? Simak 6 Langkah Wajib Ini Agar Performa Maksimal dan Data Aman

radarpena.co.id -  Membeli smartphone baru selalu menghadirkan antusiasme tersendiri. Teknologi kamera yang...

Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...

Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...