Home Tekno Janji Tinggal Janji! Ditinggal Binance, Dikhianati Harapan: Ke Mana Arah Pi Network?
Tekno

Janji Tinggal Janji! Ditinggal Binance, Dikhianati Harapan: Ke Mana Arah Pi Network?

Share
Tagar #ListingPiOnBinanceNow
Tagar #ListingPiOnBinanceNow ramai di medsos desak Binance melakukan pencatatan. Foto: Binance.
Share

IKNPOS.ID – Pasar kripto sedang lesu, dan Pi Network (PI) tampaknya jadi salah satu korban paling parah. Dalam 24 jam terakhir saja, harga PI turun sekitar 2% dan kini diperdagangkan di kisaran $0,5656.

Penurunan ini terjadi seiring dengan gejolak pasar yang lebih luas akibat perang tarif global yang makin memanas, terutama antara AS dan China.

Namun, bukan cuma sentimen global yang bikin harga PI loyo. Ada satu faktor besar yang bikin investor kecewa yakni Binance belum juga me-listing PI, padahal komunitas sudah vote dan mayoritas menyetujui listing sejak Februari lalu.

Harga PI Network Terjun Bebas: Turun 81% dari ATH!

Untuk gambaran, harga PI pernah menyentuh All-Time High (ATH) sebesar $2,99 pada 26 Februari lalu. Tapi sejak saat itu, koin ini turun 81%.

Bahkan dalam sepekan terakhir, PI sudah anjlok 16%, dan 59% dalam sebulan terakhir. Statistik yang cukup bikin merinding para holder.

Turunnya harga ini tak lepas dari kekecewaan pasar terhadap minimnya dukungan dari exchange besar.

Selain Binance, PI juga belum masuk ke Coinbase atau Kraken. Padahal, kehadiran di exchange besar adalah kunci untuk meningkatkan likuiditas dan daya tarik investor.

Apakah Pi Network Bisa Bertahan Tanpa Listing Binance?

Pertanyaannya sekarang: apa jadinya PI tanpa Binance? Ini bukan cuma soal listing, tapi juga soal kredibilitas.

Banyak analis mulai ragu dengan proyek ini, bahkan menyebutnya sebagai skema ponzi digital.

Meski klaim ini belum terbukti, kurangnya dukungan dari pemain besar seperti Binance jelas bukan sinyal yang bagus.

Padahal, Binance sendiri sudah bikin voting komunitas dan mayoritas setuju untuk listing PI. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Hal ini bikin kepercayaan komunitas makin goyah.

Apakah Ada Peluang Rebound?

Meskipun tren jangka panjang terlihat bearish, indikator teknikal PI masih memberi harapan tipis.

Indeks kekuatan relatif (RSI) sempat menyentuh angka 60 beberapa hari lalu, dan kini masih bertahan di kisaran 50.

Ini bisa jadi sinyal bahwa PI belum sepenuhnya kehilangan momentum.

Selain itu, rata-rata pergerakan 30-periode juga mulai terlihat stabil terhadap 200-periode, sebuah pola teknikal yang bisa menandakan potensi pemulihan jangka pendek.

Namun perlu dicatat, semua ini sangat tergantung pada kondisi makroekonomi.

Jika tensi perdagangan AS-China mereda, harga PI bisa rebound ke $0,60 dalam beberapa minggu ke depan. Tapi kalau konflik memanas, harga PI bisa jatuh ke bawah $0,50.

Share
Related Articles
Tekno

Huawei Nova 16 Bocor, Varian Tertingginya Bikin Publik Kaget

IKNPOS.ID - Huawei kembali jadi perbincangan setelah sederet informasi mengenai lini Nova...

Vivo X300
Tekno

Vivo X300 Ultra Segera Rilis! Kamera 200MP Siap Bikin Foto Makin Gila Detailnya

IKNPOS.ID - Kabar gembira untuk pecinta gadget, Vivo Indonesia kembali menghadirkan smartphone...

Tekno

Bocoran Huawei Nova 16 Bikin Heboh! Varian “Pro Max” & Baterai Jumbo Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Huawei kembali menyiapkan gebrakan di pasar smartphone lewat seri terbarunya,...

iQOO 15
Tekno

AnTuTu April 2026: iQOO 15 Ultra Jadi HP Terkencang di Dunia, Snapdragon 8 Elite Gen 5 Dominasi Peringkat Flagship

IKNPOS.ID - Platform benchmark populer, AnTuTu Benchmark, baru saja memperbarui laporan bulanan...