Home Tekno Inisiatif Pi Network Ingin Ubah Blockchain dari Elit Jadi Utiltas Harian, Kamu Juga Bisa Pakai!
Tekno

Inisiatif Pi Network Ingin Ubah Blockchain dari Elit Jadi Utiltas Harian, Kamu Juga Bisa Pakai!

Share
Inisiatif Pi Network
Inisiatif Pi Network ingin menjadikan blockchain bukan dominasi para teknolog, tetapi seorang orang.Foto: HKN
Share

IKNPOS.ID – Teknologi Blockchain selama ini menjadi domain para teknolog, penggenar kripto dan spekulan keuangan. Blockchain identik dengan sistem komplek bagi kalangan elit dan tertentu. Karena itu muncullah inisiatif Pi Network untuk mengubah narasi itu semua.

Pi Network, adalah sebuah inisiatif mata uang kripto yang mengutamakan perangkat seluler, ingin mengubah narasi-narasi tersebut.

Pi Network, sebuah inisiatif mata uang kripto yang mengutamakan perangkat seluler, mencoba mengubah narasi tersebut.

Didirikan oleh tim PhD Stanford, Pi Network dirancang dari awal untuk menghadirkan teknologi blockchain bagi pengguna sehari-hari.

Proyek Pi Network tidak membutuhkan rig penambangan yang mahal atau keahlian teknis. Pi memungkinkan orang untuk berpartisipasi dalam jaringan terdesentralisasi hanya dengan mengetuk tombol di ponsel cerdas mereka.

Inisiatif Pi Network Jembatani kesenjangan antara teknologi dan utilitas

Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh pengembang blockchain adalah kesenjangan antara inovasi dan kegunaan.

Meskipun konsep seperti keuangan terdesentralisasi (DeFi), kontrak pintar, dan tokenisasi telah mengganggu sistem tradisional, konsep-konsep tersebut sering kali memerlukan tingkat literasi digital yang tidak dimiliki banyak orang.

Akibatnya, manfaat blockchain sebagian besar gagal menjangkau khalayak global yang non-teknis.

Sementara itu, pendekatan Pi Network berbeda. Dengan berfokus pada antarmuka yang ramah pengguna dan hambatan masuk yang rendah, pendekatan ini membuka pintu blockchain bagi mereka yang sebelumnya dikecualikan—baik karena biaya, kompleksitas, atau kurangnya pengetahuan teknis.

Pada tahun 2025, lebih dari 60 juta pengguna di seluruh dunia telah bergabung dengan jaringan tersebut, menjadikannya salah satu proyek blockchain yang paling banyak diadopsi dalam sejarah.

Aplikasi seluler jaringan tersebut tidak hanya memungkinkan penambangan koin Pi tetapi juga mengintegrasikan akses ke ekosistem aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang berkembang melalui Pi Browser.

Share
Related Articles
Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...