Danis menjelaskan bahwa pembangunan IKN dibagi menjadi dua tahap utama:
- Tahap I (2022-2024):
- Total progres mencapai 74,3 persen.
- Batch I: 98,4 persen.
- Batch II: 81,9 persen.
- Batch III: 46,7 persen.
- Tahap II (2025-2029):
- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan.
- Otorita IKN akan memulai pembangunan infrastruktur baru yang saat ini masih dalam tahap lelang.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta, pembangunan IKN diharapkan dapat selesai sesuai target dan menjadi pusat pemerintahan yang modern, hijau, serta berkelanjutan.
Komitmen Pemerintah dalam Mendorong Investasi
Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan IKN dengan memberikan berbagai kemudahan bagi investor. Berbagai insentif, perizinan yang lebih cepat, serta jaminan keberlanjutan proyek menjadi daya tarik utama bagi para pemodal yang ingin berkontribusi dalam proyek IKN.
“Dengan progres pembangunan yang terus berjalan positif, IKN diharapkan dapat menjadi kota yang modern, berkelanjutan, dan layak huni di masa depan,” tutup Danis.
Dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, percepatan pembangunan IKN menjadi prioritas utama pemerintah.
Ditargetkan pada tahun 2028, IKN akan beroperasi penuh sebagai ibu kota baru Indonesia. Dengan progres yang semakin positif, baik dari segi infrastruktur maupun investasi, IKN semakin mendekati visi sebagai kota masa depan yang ramah lingkungan dan inovatif.