Catatan Dahlan Iskan

Barong Bola

Share
Share

Udara ruangan bersih. Tidak ada yang merokok. Beda dengan nobar di Jakarta atau Surabaya.

Di Wuhan, bos di sana mengatakan ”bebek telah mempersatukan selera dunia”. Di Shanghai malam itu ”bola telah mempersatukan bangsa”. Sayang Trump bukan penggemar sepak bola.

Saya ingat tahun-tahun pertama mulai tergoda sepak bola. Saya ciptakan jargon untuk kaus supporter ”Kami Haus Gol Kamu”. Bunyi di kaus itu:

Satu Nusa

Satu Bangsa

Satu Bahasa –bahasa bola. (Dahlan Iskan)

Share
Related Articles
Catatan Dahlan Iskan

Tol Tentara

Oleh: Dahlan Iskan Yang paling saya kagumi selama di Mesir adalah jalan...

Ziarah Ziarah
Catatan Dahlan Iskan

Ziarah Ziarah

Oleh: Dahlan Iskan Ziarah pertama saya di Kairo: ke makam Imam Syafi'i....

Serangan Fajar
Catatan Dahlan Iskan

Serangan Fajar

Oleh: Dahlan Iskan Perlunya minoritas diperlakukan secara fair terbukti di dua kejadian:...

Catatan Dahlan Iskan

Bela Khamenei

Oleh: Dahlan Iskan Perlukah Presiden Indonesia mengucapkan duka cita atas meninggalnya pemimpin...