Hal ini penting agar Kaltim bisa ikut berkontribusi dalam pemindahan ibu kota baru Indonesia itu.
Sebenarnya sudah ada beberapa negara yang tertarik untuk berinvestasi di bidang perkeretaapian ini. Yakni Korea dan Brunei Darussalam.
“Brunei Darussalam sudah lama ingin membuat link kereta api dari Brunei, Kaltara, Kaltim, Kalsel, Kalteng, Kalbar dan ke Kuching Sarawak dan tersambung kembali ke Brunei,” kata Wagub.
Selain sebagai angkutan penumpang, ketersediaan transportasi kereta api ini di masa depan juga akan sangat membantu angkutan batu bara, sawit dan hasil perkebunan lainnya dari kawasan-kawasan hulu.