Home Tekno Pi Network Meroket, DeepNet AI Siap Jadi Pemain Baru di Dunia Blockchain-AI
Tekno

Pi Network Meroket, DeepNet AI Siap Jadi Pemain Baru di Dunia Blockchain-AI

Share
Infografis tentang distribusi token PI dan dampaknya pada pasar crypto
188 Juta Token Pi Network Akan Dilepas, Berdampak ke Harga Pi Coin--
Share

IKNPOS.ID – Pi Network kembali mengejutkan dunia crypto dengan lonjakan harga hingga $3,30 sebelum akhirnya stabil di sekitar $1,70.

Kenaikan ini kembali memunculkan spekulasi mengenai nilai sebenarnya dari koin ini serta apakah momentum ini dapat bertahan dalam jangka panjang.

Di sisi lain, muncul proyek baru yang menarik perhatian, yaitu DeepNet AI. Proyek ini hadir sebagai inovasi yang menggabungkan kecanggihan blockchain dan kecerdasan buatan (AI), menawarkan solusi Layer 2 yang dirancang khusus untuk mendukung aplikasi AI terdesentralisasi.

Dengan semakin tingginya adopsi AI di berbagai industri, DeepNet AI berambisi menjadi infrastruktur utama dalam ekonomi digital masa depan.

DeepNet AI: Masa Depan Blockchain dan AI?

Sebagai pesaing baru di industri ini, DeepNet AI menawarkan ekosistem yang mendukung aplikasi AI berbasis blockchain dengan tingkat efisiensi yang tinggi.

Dengan konsep agent economy, proyek ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan aplikasi berbasis kecerdasan buatan dalam ekosistem blockchain.

Mengapa DeepNet AI Berbeda?

DeepNet AI memiliki beberapa keunggulan utama yang membuatnya layak diperhitungkan:

  1. Skalabilitas Tinggi: Mampu menangani komputasi AI yang kompleks dalam skala besar.
  2. Transaksi Hemat Biaya:  Mengurangi hambatan finansial bagi pengembang dan perusahaan.
  3. Kompatibilitas EVM: Mudah diintegrasikan dengan ekosistem Ethereum yang sudah ada.
  4. Akses ke Pasar AI Triliunan Dolar:  Berpotensi menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi AI yang pesat.

Saat ini, adopsi AI global terus meningkat, dengan lebih dari 78% perusahaan sudah mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam operasional mereka.

Diperkirakan, pasar AI global akan tumbuh hingga $1,3 triliun pada 2030, membuka peluang besar bagi platform yang mampu menyediakan infrastruktur AI terdesentralisasi.

Selain itu, ekonomi AI agents juga mengalami lonjakan signifikan, diprediksi tumbuh dari $5,1 miliar pada 2024 menjadi $47,1 miliar pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 44,8%.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...