Catatan Dahlan Iskan

Perang Listrik

Share
Share

Mungkinkah ia akan membeli 1,5 juta genset kecil untuk 1,5 juta jiwa itu –sekalian membantu produksi genset dalam negeri? Atau melakukan nasionalisasi jaringan listrik milik Kanada di desa-desa Amerika –direbut untuk menjadi milik Amerika?

Kini mengadakan genset 27 MW tidak sulit. Apalagi ini Amerika. Di Lhokseumawe, Aceh, saja ada genset ukuran 20 MW. Sebanyak 13 sampai 15 unit. Total kapasitasnya sekitar 250 MW. Kalau tidak salah itu milik Wartsila, Finlandia.

Atau Trump akan ambil langkah sapujagat ini: mengizinkan kembali PLTU-PLTU yang sudah dipensiunkan dini untuk beroperasi. Itu PLTU batubara. Mereka dipensiunkan dini oleh Presiden Joe Biden atau Barack Obama –musuh utama Trump. Demokrat sangat anti batubara. Trump sebaliknya.

Ternyata Trump tidak hanya keras ke Tiongkok. Ia juga keras ke sahabat terdekatnya. Bahkan Trump blak-blakan tidak perlu sedikit pun barang dari Kanada. Baja, aluminium, mobil, hasil bumi, katanya, semua bisa didapat di Amerika.

Sedunia kini jengkel kepada Trump. Ia tidak peduli. Mungkin dunia perlu mengerahkan PBB –Persatuan Buzzer Buzzer– sedunia untuk terus memancing emosinya. (Dahlan Iskan)

Share
Related Articles
Gibran Capres
Catatan Dahlan Iskan

Gibran Capres

Gibran vapres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di pilpres mendatang? Sebenarnya Ahmad Ali,...

Board Manual
Catatan Dahlan Iskan

Board Manual

Apakah semua keputusan direksi BUMN harus minta persetujuan komisaris? Di BUMN itu...

Kumpul Optimis
Catatan Dahlan Iskan

Kumpul Optimis

Dua hari yang happy: Sabtu-Minggu kemarin. Sejak pagi sampai menjelang malam. Itulah...

Stres Debanking
Catatan Dahlan Iskan

Stres Debanking

Debanking. Unbanked. Itu dua hal yang berbeda. Yang lagi digugat Donald Trump...