Home Tekno Pengguna Pi Network Nekat Jual Akun, Gegara Susah Migrasi ke Mainnet
Tekno

Pengguna Pi Network Nekat Jual Akun, Gegara Susah Migrasi ke Mainnet

Share
Pengguna PI jual akun
Pengguna Pi Network menjual akunnya di media social lantaran frustasi tak bisa migrasi ke Mainnet.Foto: The Economic Time
Share

IKNPOS.ID – Para pengguna Pi Network memilih menjual akun-nya menjelang berakhirnya masa tenggang Know Your Customer (KYC). Pengguna PI jual akun, lantaran frustasi menghadapi sulitnya untuk migrasi ke Mainnet.

Sedangkan waktu perpanjangan KYC yang diberikan Pi Network kepada pionirnya tinggal 3 hari lagi.

Menjelang berakhirnya masa tenggang migrasi ke mainnet, Pi Network menghadapi masalah serius.

Pertama,sebagian pengguna telah menyatakan keputusan mereka untuk menjual akun, karena mereka merasa sulit menerima kebijakan periode penguncian yang panjang.

Kedua, beberapa pengguna menghadapi masalah teknis serius saat mencoba bermigrasi ke mainnet.

Tidak mengherankan, atas kondisi ini harga PI telah turun sekitar 20,6% dalam tujuh hari terakhir.

Faktor aksi jual akun pengguna PI

Pi Network memiliki sekitar 11,5 juta akun. Berdasarkan kebijakan terbaru PI, setidaknya 62,6% dari total jumlah akun di jaringan tetap terkunci selama tiga tahun. Artinyai koin Pi Network baru dapat diperdagangkan setelah tiga tahun berikutnya.

Akun dengan periode penguncian yang lebih pendek jumlahnya lebih sedikit. Sekitar 1,1 juta akun tetap terkunci selama 6 bulan, dan hampir 1,6 juta selama setahun. Karena itu pengguna PI jual akun ketimbang terkunci beberapa tahun.

Penjualan akun merupakan strategi  para pelopor yang frustrasi untuk mengatasi masalah periode penguncian yang panjang.

Banyak pelopor telah menggunakan akun media sosial mereka untuk menjual kepemilikan Pi Network.

Sebuah postingan di X dengan id Pending Ustaz menwarkan akunnya yang memiik 2.136 PI.

“Seorang teman memiliki 2.136 PI untuk dijual. PI terkunci hingga 2027. Jika Anda membeli, Anda akan menerima frasa sandi, yang memberikan akses penuh ke dompet.” tulisnya.

Kata kunci ‘jual PI terkunci’ juga mulai banyak muncul di mesin pencarian Google. Ini menunjukan banyak pengguna berusaha menguangkan akunnya.

Imbauan Pi Network agar pengguna tak jual akun

Pi Network melarang penjualan akun pengguna. Ada kemungkinan Pi Network akan membatalkan akun yang dijual secara ilegal. Selain itu juga rentan dimanfatkan oleh para penipu.

Share
Related Articles
Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...