Home Ramadhan Hukum & Makna Zakat Fitrah dalam Islam
Ramadhan

Hukum & Makna Zakat Fitrah dalam Islam

Share
Ilustrasi keluarga muslim menyerahkan zakat fitrah ke amil
Hukum & Makna Zakat Fitrah dalam Islam
Share

IKNPOS.ID – Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Bukan sekadar kewajiban tahunan. Melainkan bentuk penyucian jiwa setelah berpuasa, sekaligus bukti kepedulian sosial kepada sesama makhluk ciptaan Allah SWT. Artikel ini membahas Hukum & Makna Zakat Fitrah dalam Islam.

Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW:

“Rasulullah mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa…” (HR. Abu Daud).

3 Kelompok Wajib Zakat 

  1. Individu yang memiliki kelebihan makanan di hari raya/kemampuan finansial
  2. Orang tua wajib menzakati anak yang belum baligh
  3. Suami berkewajiban membayar untuk istri

Esensi Zakat Fitrah

  1. Penyucian – Membersihkan diri dari dosa selama Ramadan
  2. Pemenuhan – Memastikan kaum dhuafa bisa merayakan Idul Fitri
  3. Penyempurnaan – Melengkapi ibadah puasa Ramadan

Hukum yang Wajib Diketahui

Siapa yang Wajib Membayar?

  • Muslim yang hidup saat terbenam matahari malam Idul Fitri
  • Memiliki kelebihan makanan untuk diri & keluarga
  • Termasuk bayi yang lahir sebelum maghrib malam Id

Dasar Hukum

“Rasulullah mewajibkan zakat fitrah…” (HR. Bukhari-Muslim)

Konsekuensi Meninggalkan:

  • Ibadah puasa kurang sempurna
  • Berdosa jika sengaja menunda tanpa uzur

Tata Cara Pembayaran yang Benar

1. Hitung Jumlah Orang

  • Diri sendiri
  • Seluruh tanggungan (istri, anak, orang tua jika menjadi tanggungan)

2. Tentukan Bentuk Zakat

  • Beras/Gandum: 2.5 kg atau 3.5 liter
  • Uang Tunai: Senilai 2.5 kg beras kualitas standar

3. Nilai Zakat 2025

  • Rp40,000 – Rp60,000 tergantung wilayah

4. Salurkan ke Mustahik

  1. Fakir (tidak memiliki penghasilan)
  2. Miskin (penghasilan tidak mencukupi)

5. Tempat Penyaluran

  • Masjid setempat
  • BAZNAS/LAZ terdaftar
  • Platform zakat digital resmi

8 Golongan Penerima Zakat

Berdasarkan QS. At-Taubah:60

  1. Fakir
  2. Miskin
  3. Amil zakat
  4. Muallaf
  5. Budak (kontekstual)
  6. Gharimin
  7. Fisabilillah
  8. Ibnu Sabil

Catatan: 75% sebaiknya untuk fakir miskin

5 Kesalahan Fatal dalam Zakat 

  1. Membayar setelah sholat Id tanpa uzur syar’i
  2. Hanya membayar untuk diri sendiri
  3. Salah menghitung takaran beras
  4. Memberikan ke non-mustahik
  5. Tidak verifikasi lembaga penyalur/ Tidak memastikan penerima yang berhak

Setelah mengetahui Hukum & Makna Zakat Fitrah dalam Islam, umat muslim sebaiknya membayar 2-3 hari sebelum Idul Fitri. Ini untuk menghindari kesibukan pada akhir Ramadan.

Share
Related Articles
Panduan Bayar Utang Puasa Ramadan
Ramadhan

Ramadan Segera Tiba, Sudahkah Anda Melunasi Utang Puasa? Simak Aturan dan Niat Qadha-nya

IKNPOS.ID - Menjelang tibanya bulan suci Ramadan 2026, umat Islam diingatkan untuk...

Ramadhan

Sejarah Ketupat, Makanan Khas yang Kerap Disajikan Saat Lebaran

IKNPOS.ID - Ketupat adalah makanan khas yang kerap dijumpai di rumah-rumah keluarga...

Ramadhan

Ini Alasan Mengapa Umat Islam Harus Membayar Zakat Fitrah

IKNPOS.ID - Salah satu kewajiban umat Muslim ketika menjelang Hari Raya Idul...

Ramadhan

Lebaran dan Tradisi Ketupat: Makna, Sejarah, dan Filosofinya

IKNPOS.ID - Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen spesial bagi umat...