Home Tekno BYD Gandeng Pi Network, Beli Mobil Listrik Pakai Pi Coin
Tekno

BYD Gandeng Pi Network, Beli Mobil Listrik Pakai Pi Coin

Share
BYD gandeng Pi Network
BYD perusahaan otomotif di China menggandeng Pi Network sebagai alat pembayaran. Foto: Shandong Jianrong International/IST
Share

IKNPOS.ID – Adopsi Pi Coin untuk pembayaran semakin meningkat di sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Tiongkok, Vietnam dan beberapa negara lainnya. Perusahaan otomotif BYD gandeng Pi Network memungkinkan pembelian mobil listrik menggunakan Pi Coin.

Selain itu, adopsi Pi terbaru dari Amerika Serikat (AS), di mana Cube Motors, dealer mobil terkenal di Florida, telah bermitra dengan Pi Coin. Sekarang, mereka menerima Pi Coin sebagai pembayaran pembelian kendaraan. Kabar baik ini terungkap di akun X Pi Network

“Dalam perkembangan signifikan untuk adopsi mata uang kripto dalam transaksi dunia nyata, Cube Motor, sebuah dealer mobil di Florida (AS), telah resmi mulai menerima mata uang kripto #Pi sebagai metode pembayaran untuk membeli kendaraan,” tulis Pi Network.

Menurutnya adopsi ini mencermintkan tren Pi Coin mulai berkembang di industri otomotif.

“Para ahli mengatakan bahwa integrasi Pi ke dalam sistem pembayaran Cube Motor mencerminkan tren yang berkembang di industri otomotif, di mana pembayaran mata uang kripto menjadi semakin umum. Produsen mobil listrik Tesla juga telah menerima mata uang digital seperti Bitcoin untuk transaksi pembelian kendaraan,” sambungnya.

BYD gandeng Pi Network jadi alat pembayaran beli mobil

Perkembangkan Pi Network di Tiongkok juga berjalan pesat. Mata uang kripto salah satunya Pi Coin semakin diminati. Khususnya sektor otomotif, seperti BYD Auto Service Co., Ltd., yang berkantor pusat di Changsha, kini menjual mobil sepenuhnya menggunakan pembayaran Pi Coin.

Pi Coin terus saja menarik perhatian banyak bisnis. Tidak hanya di AS dan Tiongkok, tetapi, Vietnam, Korea Selatan, Thailand dan India mulai menerima Pi Coin sebagai alat pembayaran.

Orang-orang kini menggunakan Pi Coin untuk membeli barang-barang seperti mobil, kopi, dan masih banyak lagi.

Namun, meski penggunaannya terus meningkat, beberapa otoritas telah memberikan peringatan bahwa penggunaan Pi Coin untuk pembayaran mungkin tidak sah.

Setelah bertahun-tahun menunggu, Pi Network meluncurkan Open Mainnet pada tanggal 20 Februari, Pi telah memperoleh lebih dari 50 juta pengguna dan melampaui 100 juta unduhan Pi Browser-nya. Kini, fokusnya beralih ke pembayaran di dunia nyata.

Share
Related Articles
Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...

Nottingham Forest Menang Europa League
Tekno

Debut Manis Vitor Pereira: Nottingham Forest Hancurkan Fenerbahce di Turki

IKNPOS.ID – Vítor Pereira memberikan dampak instan pada pertandingan pertamanya sebagai nakhoda...