Home Pemerintahan Otorita IKN Seleksi 500 Lebih LoI, Hanya 200 yang Berminat Investasi
Pemerintahan

Otorita IKN Seleksi 500 Lebih LoI, Hanya 200 yang Berminat Investasi

Share
PTPP meraih kontrak baru pada Oktober 2024 sebesar Rp24,4 T salah satunya hunian vertikal di IKN.Foto: IST
Share

IKNPOS.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengungkapkan bahwa dari lebih dari 500 Letter of Intent (LoI) yang mereka terima, hanya sekitar 200 entitas yang benar-benar berminat berinvestasi di Nusantara.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap ratusan LoI yang masuk untuk memastikan komitmen calon investor.

“Total LoI yang kami terima lebih dari 500, tapi setelah evaluasi, tidak semua menyatakan minat investasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 LoI menunjukkan keseriusan berinvestasi, sementara sisanya berasal dari kontraktor atau supplier,” ujar Agung saat menghadiri acara Market Sounding Proyek KPBU IKN

40 Lebih Investor Teken Perjanjian Kerja Sama (PKS)

Sejauh ini, sudah lebih dari 40 investor yang menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Otorita IKN. Banyak di antara mereka juga tertarik untuk berkolaborasi melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Selain menyeleksi calon investor, Otorita IKN kini lebih fokus pada penawaran lahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dibandingkan sekadar melihat nilai investasi.

“Target tahun ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan IKN sebagai ibu kota politik pada 2028. Oleh karena itu, seluruh persil atau bidang tanah di KIPP harus bisa ditawarkan kepada investor agar bisa dikembangkan,” jelas Agung.

Investasi Rp 1,25 Triliun dari Lima Perusahaan

Pada Senin ini, Otorita IKN resmi mendapatkan investasi senilai Rp 1,25 triliun dari lima perusahaan. Investasi ini akan digunakan untuk membangun kawasan mixed-use, hotel, perkantoran, dan universitas di IKN.

Kelima perusahaan yang menanamkan modalnya adalah:

  1. Balikpapan Ready Mix Nusantara
  2. PT Berkah Bersinar Abadi
  3. PT Brantas Abipraya
  4. PT Puri Persada Lampung
  5. Universitas Negeri Surabaya

Menariknya, pada PKS sebelumnya, pengusaha biasanya diberikan waktu 18 bulan untuk memulai pembangunan. Namun, kali ini kelima perusahaan tersebut telah sepakat untuk memulai pembangunan pada tahun ini.

Share
Related Articles
Pemerintahan

Polri Siagakan 317 Ribu Personel Amankan Malam Takbiran & Shalat Id

IKNPOS.ID - Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Negara Republik Indonesia...

Momen Bersejarah! Salat Idulfitri Perdana di Masjid Negara IKN
Pemerintahan

Momen Bersejarah! Salat Idulfitri Perdana di Masjid Negara IKN

IKNPOS.ID - Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah pada Sabtu, 21 Maret 2026, mencatat...

Persiapan Ramadan 1447 H di IKN: Masjid Negara Siap Digunakan, Menag Bakal Tarawih di Sini!
Pemerintahan

Polres Penajam Antisipasi Lonjakan Kendaraan saat Salat Id di Masjid Negara IKN 2026

IKNPOS.ID - Polres Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menyiapkan langkah khusus untuk...

sampah
Pemerintahan

Atasi Ancaman Sampah, Pemerintah Bangun TPST Rp117 Miliar di Penajam Dekat IKN

IKNPOS.ID - Pemerintah pusat resmi mendukung penguatan pengelolaan sampah di Kabupaten Penajam...