Home Pemerintahan BPI Danantara Resmi Diluncurkan, Basuki Hadimuljono: Mudah-mudahan IKN Kecipratan
Pemerintahan

BPI Danantara Resmi Diluncurkan, Basuki Hadimuljono: Mudah-mudahan IKN Kecipratan

Share
Kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Basuki Hadimuljono merepons rencana Presiden Prabowo pindah ke IKN 17 Agustus 2028. Foto:IKN.ID
Share

IKNPOS.ID – Pada Senin, 24 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta.

Peluncuran ini menandai langkah strategis pemerintah dalam mengoptimalkan pengelolaan aset negara melalui pembentukan sovereign wealth fund yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan mendukung proyek-proyek strategis, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tujuan Pembentukan BPI Danantara

BPI Danantara dibentuk dengan tujuan mengelola investasi dari dividen-dividen yang diperoleh negara, serta mengoptimalkan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Dengan aset yang dikelola mencapai lebih dari US$900 miliar atau sekitar Rp14.000 triliun, Danantara masuk dalam jajaran 10 besar sovereign wealth fund terbesar di dunia.

Dana ini akan diinvestasikan dalam proyek-proyek berkelanjutan dan berdampak tinggi di berbagai sektor seperti energi terbarukan, manufaktur canggih, industri hilir, dan produksi pangan.

Dukungan terhadap Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menyambut baik peluncuran BPI Danantara.

Ia berharap bahwa sebagian dari investasi yang dikelola Danantara dapat dialokasikan untuk mendukung pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

“Mudah-mudahan IKN juga kecipratan dari program Danantara,” ujar Basuki.

Struktur dan Pengelolaan Aset

Sebagai super holding, Danantara akan mengambil alih kepemilikan pemerintah di sejumlah BUMN strategis yang sebelumnya berada di bawah Kementerian BUMN.

Beberapa perusahaan tersebut antara lain Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), PLN, Pertamina, Bank Negara Indonesia (BNI), Telkom Indonesia, dan Mining Industry Indonesia (MIND ID).

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan aset negara, serta menarik lebih banyak investasi asing ke Indonesia.

Harapan terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Dengan pembentukan Danantara, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% dalam lima tahun ke depan.

Investasi yang dikelola oleh Danantara diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam mencapai target tersebut melalui pendanaan proyek-proyek strategis yang memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian nasional.

Peluncuran BPI Danantara merupakan tonggak penting dalam upaya pemerintah mengoptimalkan pengelolaan aset negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi strategis.

Dukungan terhadap proyek-proyek seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara menjadi salah satu fokus utama, dengan harapan dapat mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Share
Related Articles
Kaltim 'KETIBAN DURIAN RUNTUH', Belanja Pemerintah Gila-gilaan, IKN Jadi SUMBER CUAN
Pemerintahan

Kaltim ‘KETIBAN DURIAN RUNTUH’! Belanja Pemerintah Gila-gilaan, IKN Jadi SUMBER CUAN?

IKNPOS.ID - Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi pusat perhatian ekonomi nasional pada tahun...

Wapres Gibran saat mengunjungi IKN.
Pemerintahan

Tak Pernah Tidur di Hotel, Gibran Pilih Inap di Rusun ASN dan Rumah Menteri Saat ke IKN

IKNPOS.ID - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan...

Wapres Gibran melakukan kunjungan kerja ke IKN.
PemerintahanUncategorized

Ramai Tuduhan Foto IKN Rekayasa AI, Wapres Gibran: Coba Tanya Roy Suryo

IKNPOS.ID - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan bahwa pemerintah memberikan...

Pemerintahan

Gibran Tegaskan IKN Bukan Kota Hantu: Pembangunan Jalan Terus, ASN Mulai Berkantor Tahun Ini

IKNPOS.ID - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka secara tegas membantah anggapan...