Home Kesehatan Upaya Tingkatkan Layanan Puskesmas, Dinkes Kaltim Optimalkan ASPAK
Kesehatan

Upaya Tingkatkan Layanan Puskesmas, Dinkes Kaltim Optimalkan ASPAK

Share
Share

IKNPOS.ID – Untuk meningkatkan layanan pada seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mengoptimalkan Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (ASPAK).

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kaltim, Ronny Setiawati, ASPAK merupakan sistem elektronik berbasis web yang menghimpun data dan menyajikan informasi mengenai sarana, prasarana, dan alat kesehatan pada fasilitas pelayanan Kesehatan.

Dinkes Kaltim juga telah menggelar rapat koordinasi daring ASPAK bersama Dinkes kabupaten/kota dan puskesmas se-Kaltim. Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai aspek penting dalam validasi data dan pengelolaan alat kesehatan.

“Salah satu poin utama yang ditekankan adalah kewajiban pembaruan data ASPAK minimal dua kali setahun guna memastikan sistem berjalan sesuai standar dan informasi yang disajikan akurat,” jelas Ronny, Jumat, 23 Januari 2025.

“Pembaruan data secara berkala sangat penting untuk memantau ketersediaan dan pemenuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan sesuai standar yang berlaku,” lanjutnya.

Selain itu rapat koordinasi juga menyoroti proyek Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network, Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia, dan Indonesia Public Health Laboratory System Strengthening (SIHSOIn) yang menargetkan penguatan pelayanan kesehatan primer di seluruh Indonesia.

Proyek itu secara nasional mencakup pengadaan alat kesehatan, renovasi sarana, pelatihan sumber daya manusia, hingga pemeliharaan fasilitas di lebih dari 10.000 puskesmas, puluhan ribu puskesmas pembantu, dan ratusan ribu posyandu.

“ASPAK merupakan bagian penting dalam SIHSOIn. Melalui ASPAK, kita dapat memantau dan mengevaluasi ketersediaan serta pemenuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan primer di Indonesia,” jelas Ronny.

Ia menjelaskan sejumlah tantangan di lapangan yang dihadapi dalam pengelolaan ASPAK, seperti pergantian petugas, tugas ganda petugas kesehatan, hingga kendala dana dan pelatihan.

Share
Related Articles
Panduan Praktis Skrining Mandiri BPJS 2026
Kesehatan

DETEKSI DINI PENYAKIT KRONIS! Panduan Praktis Skrining Mandiri BPJS 2026

IKNPOS.ID - Kesehatan adalah aset paling berharga yang seringkali diabaikan hingga penyakit...

Kesehatan

Ibu Kota Nusantara Ditargetkan Jadi Kawasan Bebas Malaria

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) ditargetkan menjadi kawasan...

Kesehatan

Temuan Superflu Banyak di Jawa Timur dan Kalimantan, Ini Penjelasan Kemenkes soal Tren Penyebarannya

IKNPOS.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa penyebaran influenza A(H3N2) subclade K...

Menkes Tegaskan Iuran BPJS Kesehatan 2026 TIDAK NAIK
Kesehatan

KABAR BAIK! Menkes Tegaskan Iuran BPJS Kesehatan 2026 TIDAK NAIK

IKNPOS.ID - Kepastian mengenai iuran BPJS Kesehatan tahun 2026 akhirnya terjawab. Menteri...