Home Lifestyle Resep Keripik Pelepah Pisang, Spesial Takjil Buka Puasa yang Berbeda dan Renyah Kriuknya
Lifestyle

Resep Keripik Pelepah Pisang, Spesial Takjil Buka Puasa yang Berbeda dan Renyah Kriuknya

Share
Resep keripik pelepah pisang ide kretif untuk menu takjil buka puasa yang berbeda. Foto: THV
Share

Topping Bumbu Tabur [Opsional]
Aneka bumbu Bubuk dengan rasa sesuai selera, misalnya rasa Balado, rasa Jagung Bakar, Rasa Keju, Sapi Pangang dll

Cara Membuat:

Siapkan 6 liter air untuk merendam potongan pelepah pisang. Tambahkan garam dan air larutan kapur sirih. Aduk rata, sisihkan.

Rendam 800 gram pelepah pisang.

Catatan: pelepah pisang terbaik dari jenis kapok dan sudah berbuah. Namun pelepah pisang dari jenis kluthuk, raja juga disarankan. Hindari pelepah pisang jenis Ambon karena rasanya pahit.

Pelepah pisang yang bagus adalah  bagian tengah ke bawah atau pangkal pisang ke atas setengah batang dari tinggi pisang. Panjang batang sekitar 100 cm hingga 150 cm.

Potong pelepah pisang menjadi dua bagian agar tidak terlalu panjang. Jadi, satu batang pisang bisa dibuat menjadi dua resep.

Pelepah yang bisa diambil adalah lapisan ke-6 atau ke-7 dari luar. Hindari pelepah pisang yang sudah tua karena hasilnya kurang bagus.

Ambil selembar pelepah pisang buang kedua sisi. Bagian tengah dari pelepah pisang itulah yang akan dibuat keripik.

Lalu potong memanjang menjadi 2 atau 3 bagian, dengan lebar sekitar 3 – 4 cm.

Kupas sisi kulit luar batang pisang dengan cara diseset menggunakan pisau tajam hingga terlihat lembaran inti pisang hingga terlihat bagian menyerupai fiber kotak-kotak seperti tekstur taro.

Jika bagian inti terlalu tebal, bisa dibelah lagi menjadi 2 atau 3 bagian, hingga menjadi lembaran inti pisang yang tipis.

Lalu potong-potong dengan panjang sesuai selera, kira-kira 3 x 5 cm, sesuai selera.

Begitu dipotong, sebaiknya langsung dimasukan ke dalam air perendam yang sudah dibuat tadi agar tidak rawan menghitam. Seset sisanya hingga habis.

Selanjutnya rendam minimal 24 jam atau maksimal 48 jam.

Adapun fungsi perendaman dengan air garam itu adalah untuk menghilangkan racun pada batang Pisang, sementara kandungan larutan sirihnya adalah agar getahnya itu bisa hilang sehingga bebas dari rasa pahit dan sepet.

Selain itu juga agar teksturnya menjadi lebih kokoh dengan rasa yang lebih gurih, sehingga ketika digoreng hasilnya kriuk.

Share
Related Articles
Lifestyle

BI dan OIKN Gencarkan QRIS di IKN, Dorong Ekonomi Digital dan Gaya Hidup Modern

IKNPOS.ID - Bank Indonesia (BI) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus...

KOPI BLITAR GO INTERNASIONAL, Prosesor Muda Ini Bawa Kopi Lokal Mendunia
Lifestyle

KOPI BLITAR GO INTERNASIONAL! Prosesor Muda Ini Bawa Kopi Lokal Mendunia

IKNPOS.ID - Kabar membanggakan datang dari Blitar, Jawa Timur! Ahrian Festyananda, seorang...

Lifestyle

Penyebab Gagal Ginjal yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang

IKNPOS.ID - Gagal ginjal merupakan kondisi medis serius di mana ginjal kehilangan...

CARA BORONG Emas Logam Mulia Tanpa Capek Mengantre,
Lifestyle

CARA BORONG Emas Logam Mulia Tanpa Capek Mengantre, Cukup Lewat HP!

IKNPOS.ID - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas tetap menjadi "Safe Haven"...