Catatan Dahlan Iskan

PIK2 Brigit

Share
Machmud Lutfi Huzain (dua dari kiri) saat peluncuran saham perdana OBAT di gedung BEI, Jakarta, 13 Januari 2025. -Raka Denny-Harian Disway-
Share

Apalagi kalau pengembangan PSN itu kelak sukses. Maka kawasan PIK, PIK2 sampai PSN sambung-menyambung jadi satu kota besar tersendiri.

Sudah mengalahkan kekuatan kota sebesar Surabaya, Semarang, Makassar atau Medan. Padahal gabungan tiga kawasan tadi hanyalah secuil bagian dari Jakarta.

Maka gelar Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia benar-benar harus dicabut. Surabaya hanyalah kota nomor delapan atau sembilan. Setelah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, PIK, Bekasi, Tangerang, dan BSD.

Melihat perusahaan sukses seperti PIK2 saya akan terus membisiki Machmud untuk jangan tergiur lebih jauh ke politik. Ia punya potensi jadi pengusaha besar. Belum tentu bisa jadi politisi besar.

Saya harus belajar bagaimana bisa jadi pembisik yang sukses. (Dahlan Iskan)

 

Share
Related Articles
Impor BBM
Catatan Dahlan Iskan

Impor BBM

Oleh: Dahlan Iskan Indonesia akan impor BBM dari Amerika. Nilainya mencapai USD15...

Mati Kekenyangan
Catatan Dahlan Iskan

Mati Kekenyangan

Oleh: Dahlan Iskan Kalau di Tarim ziarah orang ke makam seribu wali,...

tiga-huruf
Catatan Dahlan Iskan

Tiga Huruf

Oleh: Dahlan Iskan Pindah dari Tarim ke Kairo seperti pergi dari satu...

Catatan Dahlan Iskan

Produksi Massal

Oleh: Dahlan Iskan Malam sebelum meninggalkan Tarim --menuju Al Azhar, Kairo-- saya...