Home News Menag: Penurunan Biaya Haji 2025 Keinginan Presiden Prabowo
News

Menag: Penurunan Biaya Haji 2025 Keinginan Presiden Prabowo

Share
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan harapannya terkait Masjid Negara di IKN. Foto:PMJ
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah dan Komisi VIII DPR RI resmi penyetujui Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025 sebesar Rp89,4 juta dan calon jamaah haji membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp55,4 juta per orang.

Jumlah itu alami penurunan sebesar Rp4.000.027,21 dari tahun sebelumnya. Diketahui BPIH 2024 adalah sebesar Rp93.410.286 per jamaah. Sementara itu, Bipih 2025 mengalami penurunan sebesar Rp614.420,82 dari Bipih 2024 yang sebesar Rp56.046.171,60.

Komposisi BPIH itu terdiri atas biaya yang bersumber dari nilai manfaat pengelolaan keuangan haji per jamaah rata-rata sebesar Rp33.978.508,01 atau sebesar 38 persen dari rata-rata BPIH 2025. Lalu, Bipih rata-rata per jamaah sebesar Rp55.431.750,78 atau sebesar 62 persen dari BPIH Haji 2025

Menteri Agama Nasarudin Umar mengatakan penurunan biaya haji 2025 ini merupakan keinginan Presiden Prabowo. Penurunan biaya haji ini juga diklami tanpa harus mengesampingkan kualitas pelayanan haji.

“Saya ingin menggaris bawahi ini obsesi Presiden Prabowo kepada kami Kemenag dan BPH bagaimana dapat diusahakan supaya beban jamaah nanti yang akan datang lebih diperingan tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan haji,” kata Nasarudin di Kompleks Parlemen, Senin, 6 Januari 2025.

Menag berharap seluruh jemaah haji juga merasakan kepuasan dan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah haji yang dijadwalkan pada Juni mendatang.

“Kita ingin bukan hanya tersenyum di Januari tapi juga tersenyum di bulan Juni pada saat penyelenggaraan ibadah haji tidak ada kekurangan berarti yang dialami jemaah,” harapnya.

Meski begitu, Menag Nasaruddin mengaku akan tetap menyisir terkait penyelenggaraan haji di tahun 2025 ini.

Secara logika, kesepakatan biaya ini dilakukan karena anggaran belanja Indonesia di Arab Saudi diprediksi akan naik.

“Kemudian juga kurs dollar juga kita lihat ada perkembangan. Dan ditambah lagi dengan berbagai macam kendala-kendala yang lain. Tetapi Alhamdulillah dengan kemampuan kita untuk melakukan penyisiran yang sangat tepat dan juga jangan sampai nanti terjadi penurunan kualitas pelayanan jemaah haji,” jelas Nasaruddin. (*)

Share
Related Articles
News

Ditopang IKN, Transfer APBN ke Kaltim 2025 Tembus Rp40,2 Triliun, Ini Rinciannya

IKNPOS.ID - Realisasi transfer Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ke Provinsi...

News

Pembangunan Terus Dikebut, Basilika IKN Ditarget Siap Digunakan Mei 2026

IKNPOS.ID - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i melakukan pengecekan langsung...

Anggaran K/L APBN 2026
News

Lapangan Kerja SPPG Tembus 897 Ribu, BGN Perluas Operasional MBG hingga Daerah Terpencil

IKNPOS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan dampak signifikan, tak...

News

Ibu Rumah Tangga Coba Rampok dan Bakar Toko Emas di Makassar, Begini Modusnya

IKNPOS.ID - Upaya perampokan disertai aksi pembakaran terjadi di sebuah toko emas...