Home News Kawasan IKN Bakal Bangun 12.000 Unit Rumah Subsidi di Lahan 120 Hektare
News

Kawasan IKN Bakal Bangun 12.000 Unit Rumah Subsidi di Lahan 120 Hektare

Share
Ilustrasi - Qatar memberikan dukungan dana untuk pembangunan 1 juta rumah hari ini MoU diteken. Foto: IST
Share

IKNPOS.ID – Badan Bank Tanah mengalokasikan lahan seluas 120 hektare di Penajam Eco City, Kalimantan Timur, untuk membangun perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Aset lahan seluas 120 hektare tersebut bisa menampung sebanyak 12.000 unit rumah subsidi. Namun, pembangunannya akan dilakukan secara bertahap,” ujar Hakiki.

Penajam Eco City memiliki luas total 4.162 hektare dan berbatasan langsung dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dari total luas tersebut, lahan telah dipetakan untuk beberapa kepentingan strategis, termasuk:

  • Reforma agraria: 1.873 hektare
  • Institusi kelembagaan pemerintah: 379 hektare
  • Badan air: 123 hektare
  • Bandara VVIP IKN: 621 hektare
  • Jalan Tol IKN: 135 hektare
  • Area pengembangan Badan Bank Tanah

Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, mengungkapkan bahwa pembangunan Bandara VVIP IKN menjadi salah satu daya tarik utama bagi para investor, khususnya di sektor perumahan.

“Pada 2022, kawasan ini belum diminati karena penduduk yang tinggal di sana sangat sedikit. Namun, setelah Bandara VVIP dibangun, minat investor meningkat signifikan,” jelas Parman.

Sampai akhir 2024, total aset lahan Badan Bank Tanah mencapai 33.115,6 hektare yang tersebar di 45 kabupaten/kota. Angka ini meningkat 194 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Aset tersebut digunakan untuk berbagai kepentingan, seperti:

  • Kepentingan umum
  • Kepentingan sosial
  • Pembangunan nasional
  • Pemerataan ekonomi
  • Reforma agraria

Pemanfaatan aset dilakukan melalui berbagai mekanisme kerja sama, seperti jual beli, sewa, hibah, hingga tukar menukar.

Deputi Bidang Perencanaan Strategis dan Pengadaan Tanah Badan Bank Tanah, Perdananto Aribowo, menyatakan bahwa pada 2025 pihaknya menargetkan penambahan aset lahan sebesar 140.000 hektare.

Rinciannya, 120.000 hektare berasal dari pelepasan hutan, sedangkan 20.000 hektare lainnya berasal dari berbagai sumber, seperti tanah telantar, tanah bekas hak, tanah hasil reklamasi, dan lainnya.

“Kami sedang merencanakan langkah ini bersama jajaran Kementerian Kehutanan agar target tersebut tercapai,” pungkas Perdananto.

Share
Related Articles
Fasilitas canggih IKN siap huni
News

AS Gelontorkan Hibah Rp40,18 Miliar untuk IKN Nusantara, Dorong Transformasi Smart City Berbasis AI dan ESG

IKNPOS.ID - Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi mengucurkan hibah senilai US$2,49 juta...

IKN Siap Disulap Jadi 'Cognitive City' Pertama di Dunia
News

Hibah 2,49 Juta Dolar AS Perkuat Proyek Kota Cerdas IKN, Otorita Gandeng Mitra AS

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin mendapat dukungan internasional. Dana...

News

Melalui Program ‘KUMPUL Lagi’, OIKN Beri Pembekalan Pelaku Ekraf

IKNPOS.ID - Warga yang tinggal di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan...

Resmi! IKN Jadi Kiblat Baru Pelayanan Publik, Gedung Megah, Sistem Digital, Integritas Tanpa Kompromi
News

Dana dari AS hingga UEA Mengalir, Investasi IKN Nusantara Tembus Rp72 Triliun

IKNPOS.ID - Arus investasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin deras. Dari...