Catatan Dahlan Iskan

Dansa 90

Share
Dahlan Iskan bersama Kwik Kian Gie yang kini sudah berusia 90 tahun.--
Share

Ferry-lah yang lantas mengusulkan nama Kwik Kian Gie menjadi pemimpin kantor dagang di Belanda. Bung Karno setuju.

Berangkatlah Kwik ke Belanda. Istrinya senang. Mereka akan sama-sama kembali ke Belanda. Ketika tiba saatnya mau berangkat ada masalah: istri Kwik sudah berpaspor Indonesia. Untuk ke Belanda harus punya visa.

Sang istri urus visa. Tidak bisa keluar. Hubungan RI dengan Belanda lagi buruk. Soal Irian Jaya. Kwik berangkat sendiri ke Belanda.

Setelah sembilan bulan membujang di sana barulah visa sang istri keluar. Dia menyusul ke Balanda. Begitu mendarat di Bandara Schiphol, Amsterdam, sang istri tidak ke rumah dulu. Saat itu mereka sudah punya rumah di sana.

Dari bandara, sang istri langsung ke kantor pemerintah. Dia gebrak meja. “Saya ini Belanda. Mengapa diperlakukan begini,” sergahnyi.

Hari itu juga paspor Belanda-nyi keluar. Paspor Indonesia-nyi dikembalikan ke negara. Sampai akhir hayatnyi di Jakarta dia tetap berpaspor Belanda.

Lain hari saya ingin ngobrol lagi. “Kapan saja,” katanya. Saya ingin belajar bagaimana bisa hidup sampai umur 90 tahun.(Dahlan Iskan)

Share
Related Articles
Mata Lasik
Catatan Dahlan Iskan

Mata Lasik

Oleh: Dahlan Iskan Di kursi belakang mobil Noah ini juga ada satu...

Catatan Dahlan Iskan

Lumbung Komisi

Oleh: Dahlan Iskan "Nisa masuk rumah sakit," ujar wanita muda itu saat...

Catatan Dahlan Iskan

Mati Efisien

Oleh: Dahlan Iskan Justru saya yang mereka sebut sebagai petir. Yakni saat...

Lebaran Rezeki
Catatan Dahlan Iskan

Lebaran Rezeki

Tidak habis-habisnya saya minta maaf di sepanjang jalan. Tamu-tamu saya itu tidak...