IKNPOS.ID – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan Desa Sukaraja dan Kecamatan Sepaku terendam banjir dengan ketinggian mencapai 140 centimeter.
Akibat banjir yang terjadi pada Kamis, 28 November 2024 itu, sekitar 132 kepala keluarga (KK) terkena dampaknya. Untuk mengurangi dampak banjir, Pemerintah Kabupaten PPU mengirimkan bahan makanan dan air bersih kepada korban bencana banjir di Kecamatan Sepaku, yang wilayah masuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kami suplai bahan makanan dan air bersih untuk warga Kelurahan Sepaku dan Desa Sukaraja di Kecamatan Sepaku yang terdampak banjir,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro di Penajam, Minggu, 1 Desember 2024.
Menurutnya, penyaluran bahan makanan dan air bersih tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan di dua wilayah Kecamatan Sepaku yang terkena banjir.
Sukadi juga menjelaskan, kendati ketinggian air di sejumlah titik banjir di Desa Sukaraja dan Kelurahan Sepaku telah berkurang signifikan, tetapi tetap dilakukan pantauan secara intensif.
“Warga yang dievakuasi sudah kembali ke rumah masing-masing, sejumlah sarana penanganan banjir seperti perahu karet masih disiagakan,” jelasnya.
Saat ini, kondisi masih dianggap rawan, sehingga BPBD Kabupaten PPU terus melakukan pengawasan setiap jam untuk memastikan keselamatan warga, kewaspadaan tetap menjadi prioritas sampai kondisi dinyatakan aman.
Pemkab PPU telah menyalurkan sebanyak 132 paket bantuan untuk korban banjir di Kelurahan Sepaku. Sementara 175 paket bantuan untuk warga korban banjir di Desa Sukaraja juga sudah disalurkan.