Home News Pemerintah Tangani Cepat 44 Titik Longsor dan Banjir di Sukabumi, Prioritaskan Pembukaan Akses Jalan dan Pendistribusian BBM
NewsPemerintahan

Pemerintah Tangani Cepat 44 Titik Longsor dan Banjir di Sukabumi, Prioritaskan Pembukaan Akses Jalan dan Pendistribusian BBM

Share
Wamen PU Diana Kusumastuti meninjau lokasi tanah longsor yang memutus akses jalan Sukabumi - Pelabuan Ratu, pada Sabtu, 7 Desember 2024. (Sigit Nugroho/FIN)
Share

“Kami juga melibatkan penyedia jasa untuk mempercepat proses pembersihan,” tambah Sjofva.

Pemerintah menargetkan agar seluruh pembersihan dan perbaikan dapat selesai sebelum libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025, agar akses jalan dapat kembali normal dan kegiatan masyarakat tidak terganggu lebih lama.

“Kami optimistis bahwa dalam dua minggu ke depan, seluruh perbaikan akan rampung dan jalur utama dapat dibuka kembali,” kata Diana.

Mengantisipasi Bencana Selanjutnya

Meskipun kerugian dari bencana ini diperkirakan tidak lebih dari Rp 1 miliar, Diana Kusumastuti menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk mencegah bencana serupa terjadi lagi.

“Cuaca saat ini masih ekstrem, dengan hujan yang diperkirakan akan terus berlangsung hingga awal Januari 2025. Kami harus siap mengantisipasi bencana lebih lanjut,” ujarnya.

Salah satu upaya pencegahan yang sedang dilakukan adalah pengerukan sungai-sungai yang mengalami pendangkalan, seperti Sungai Cipelabuhan, yang menjadi salah satu penyebab utama banjir.

Dengan pengerukan sungai dan pembangunan struktur penahan tanah, diharapkan aliran air dapat berjalan lancar, mengurangi risiko banjir dan longsor di masa depan.

Kesimpulan: Tanggap Darurat dan Pemulihan Infrastruktur

Secara keseluruhan, pemerintah menunjukkan respons yang cepat dan sistematis dalam menangani dampak bencana di Sukabumi. Dengan pengerahan tenaga kerja, pembukaan jalan, serta perbaikan infrastruktur yang tengah dilakukan, diharapkan kehidupan masyarakat dapat segera pulih.

Selain itu, upaya pencegahan untuk mengurangi risiko bencana lebih lanjut juga menjadi prioritas utama agar Sukabumi tidak kembali terpuruk dalam krisis serupa di masa mendatang. (*)

Share
Related Articles
Status 'Frontier Market' Menghantui! IHSG Meluncur Balik ke Zona Hijau, Investor Masih Ketar-ketir?
News

Status ‘Frontier Market’ Menghantui! IHSG Meluncur Balik ke Zona Hijau, Investor Masih Ketar-ketir?

IKNPOS.ID - Pasar modal Indonesia sedang berada di titik nadir yang sangat...

Rupiah Nyaris Rp16.800! Donald Trump Siapkan 'Bom' Ketua Fed Baru, Dolar AS Makin Perkasa
News

Rupiah Nyaris Rp16.800! Donald Trump Siapkan ‘Bom’ Ketua Fed Baru, Dolar AS Makin Perkasa

IKNPOS.ID - Pasar keuangan Indonesia sedang dalam posisi siaga satu! Mata uang...

IHSG Ngamuk ke Level 8.300! Transaksi Tembus Rp41 Triliun, Waktunya Borong Saham Gainer?
News

IHSG Ngamuk ke Level 8.300! Transaksi Tembus Rp41 Triliun, Waktunya Borong Saham Gainer?

IKNPOS.ID - Pasar modal Indonesia benar-benar meledak menjelang akhir Januari! Indeks Harga...

News

Layanan Air Bersih di Kabupaten Penyangga IKN Ditargetkan Bertambah 10 Persen

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), menargetkan...