Setiap area di plaza ini saling terhubung melalui jalur ramp difabel yang memudahkan akses bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas dan pesepeda.
Plaza Kerukunan juga dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keberagaman kegiatan sosial.
Area G1 menjadi drop-off utama untuk pengunjung, sementara G2 memiliki area parkir di lantai bawah dan plaza event di lantai atas.
G3 menawarkan area tangga yang juga bisa dimanfaatkan sebagai seating area yang dikelilingi banyak penghijauan, menciptakan suasana yang nyaman.
Area G4 didesain untuk acara parade keagamaan, sedangkan G5 menghubungkan kawasan komplek peribadatan dengan kawasan masjid.
Konektivitas Ramah Lingkungan di Kawasan IKN
Proyek ini juga memprioritaskan konektivitas yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Jalan utama di kawasan ini dirancang untuk pejalan kaki sebagai prioritas utama, dengan jalur pedestrian yang dapat diakses di lantai dasar dan lantai kedua.
Selain itu, jalur sepeda dan kendaraan umum juga disediakan, memastikan sirkulasi yang efisien dan ramah lingkungan.
Selain itu, akses untuk kendaraan pribadi terbatas pada kedua ujung Plaza Kerukunan, dengan area parkir yang terletak di bawah plaza, yang dirancang dengan struktur pilotis.
Dengan demikian, mobilitas pejalan kaki dan pengunjung akan tetap terjaga, tanpa terganggu oleh lalu lintas kendaraan.
Manfaat Pembangunan: Menciptakan Pusat Ibadah yang Terintegrasi dan Berkelanjutan
Pembangunan bangunan gereja dan kawasan Basilika ini tidak hanya memberikan fasilitas ibadah yang memadai bagi umat Kristen, tetapi juga menciptakan ruang publik yang dapat digunakan bersama oleh masyarakat.
Konsep desain yang inklusif, ramah disabilitas, dan berkelanjutan menjadikan kawasan ini sebagai contoh pusat ibadah modern yang selaras dengan visi Ibu Kota Negara yang hijau dan berkelanjutan.
Dengan nilai budaya dan spiritual yang tinggi, kawasan ini juga diharapkan menjadi pusat kerukunan antar umat beragama di IKN.
Melalui proyek ini, IKN tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan ruang untuk mempererat hubungan antarwarga, mempromosikan keberagaman, dan menciptakan lingkungan yang nyaman dan harmonis untuk seluruh umat beragama. (*)