Memang itu masih dalam tanggung jawab kontraktor EPC, tapi dampaknya bagi Krakatau Steel sangat mematikan. Apalagi si kontraktor asing tidak dalam kemampuan mengatasi biaya rehabilitasinya –praktis seperti membangun peleburan baru.
Kalau di Freeport hanya mesin bagian polusi yang terbakar. Di Krakatau Steel mesin utamanya yang meledak hancur.
Proyek besar punya 2 besar. Hanya orang dengan nyali besar berani masuk proyek besar. (Dahlan Iskan)
Page 3 of 3