Seharusnya Ara tak perlu mencari perhatian, dengan cara-cara seperti itu. Sebagai Menteri, Ara tak perlu menyibukkan diri dengan sayembara-sayembara.
Ara sebaiknya mengurus perumahan untuk rakyat miskin dan nasib rakyat yang digusur karena proyek strateegis nasional di PIK.
Menurut Chico yang menjadi fokus harusnya persoalan-persoalan tersebut dan bukan soal Harun Masiku.
“Itu kan sebenarnya yang menjadi perhatian dia (Ara) bukan Harun Masiku,” tukas Chico.
Terkait korupsi, Chico mengatakan, sikap PDIP sama dengan yang lainnya mendorong pemberantasan korupsi di Indonesia, termasuk mendukung KPK menemukan Harun Masiku.
“Statement dari PDIP adalah meminta juga aparat kepolisian dan KPK untuk menemukan Harun Masiku. Sebenarnya sama, sama-sama ingin tuntas,” tegasnya.
Chico juga menegaskan, tidak pernah ada niatan PDIP untuk menghalang-halangi penangkapan Harun Masiku.
“Nggak ada dari PDIP juga menghalang-menghalangi itu. Dan itu ada rekam jejak dalam rekam digitalnya jadi nggak ada masalah,” ujar Chico.
Chico kemudian menyinggung anggaran yang diajukan Ara ke Menkeu Sri Mulyani sebesar Rp 40 triliun untuk merealisasikan program di Kementerian Perumahan.
“Coba ya apakah itu bisa dia dapatkan dan apabila dia dapat itu bisa menjadi menteri yang maksimal bekerja untuk rakyat. Itu saja,” tukasnya.