Catatan Dahlan Iskan

Hidup Baru

Share
Share

Akhirnya ia beli truk bekas: merek Chevrolet. Sering rusak. Ia pun bikin bengkel truk.

Beban muatan yang berat membuat per truk sering patah. Zaman itu sulit ke mana memperbaiki per yang rusak. Akhirnya Nurhadi belajar bikin per (pegas) sendiri. Jelek tapi berfungsi. Banyak juga pemilik truk yang minta dibuatkan per di bengkelnya.

Orde baru lahir. Modal asing dibuka. Mobil-mobil Jepang mulai masuk. Investor Jepang bikin pabrik mobil di Indonesia. Dicarilah apakah ada pengusaha lokal yang bisa jadi pemasok suku cadang.

Pencarian itu sampai ke nama Nurhadi. Bisa bikin per. Jepang pun datang ke Malang. Melihat bengkel per Nurhadi. Terlalu sederhana tapi setidaknya sudah punya pengetahuan tentang per.

Akhirnya Jepang menggandeng Nurhadi. Dibangunlah pabrik per modern di Gresik: PT Indospring. Itulah pabrik per pertama. Sampai sekarang tetap jaya. Tetap yang terbesar di Indonesia.

Hidup baru Nurhadi berlangsung selama tujuh tahun. Ia meninggal di usia 95 tahun.

Ia sudah berhasil jadi pengusaha besar. Sudah berhasil membagi waris dengan rukun dan damai. Sudah pula bisa bernyanyi seriosa. Tentu ia akan berhasil pula masuk surga. (Dahlan Iskan)

 

Share
Related Articles
Catatan Dahlan Iskan

Tarim Bayi

Oleh: Dahlan Iskan Orang-orang Darul Mustofa pun ternyata salat Jumat di masjid...

Tarim Tanah
Catatan Dahlan Iskan

Tarim Tanah

Oleh: Dahlan Iskan "Dari mana Anda tahu saya sedang di Tarim?" "Hari...

Catatan Dahlan Iskan

Berpisah Istri

Oleh: Dahlan Iskan Saya berpisah lagi dengan istri: di Makkah. Hampir selalu...

Imron Djatmika
Catatan Dahlan Iskan

Imron Djatmika

Oleh: Dahlan Iskan Inilah dua orang yang tahu kapan harus berhenti jadi...