IKNPOS.ID – Jaringan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Education USA membuka pusat konsultasi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Pusat konsultasi tersebut berada di Universitas Muhammadiyah Kaltim (UMKT).
Dengan dibukanya pusat konsultasi di Samarinda, maka menjadikan lokasi Education USA Ke–8 yang tersebar di tujuh kota di Indonesia.
Konselor Urusan Publik Kedutaan Besar AS Jason Rebholz, mengatakan pusat konsultasi Education USA di UMKT akan menyediakan layanan konsultasi yang komprehensif dan objektif bagi mahasiswa Indonesia dari seluruh Kalimantan yang ingin belajar di AS.
Seperti semua pusat konsultasi Education USA lainnya di Indonesia, fasilitas baru ini terbuka untuk umum, dengan semua layanan ditawarkan secara gratis.
“Kami sangat antusias memperluas layanan kami di Kalimantan melalui pusat konsultasi Education USA yang baru di Samarinda ini, bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan bilateral antara AS dan Indonesia,” ujar Jason saat memimpin acara peresmian di UMKT Samarinda, Jumat, 20 Desember 2024.
Turut hadir dalam peresmian Rektor UMKT Dr Muhammad Musiyam, Wali Kota Samarinda Dr. Andi Harun, dan Ketua Majelis Pendidikan Tinggi dan Penelitian Muhammadiyah Prof. Bambang Setiaji.
Jason menambahkan melalui program kemitraan dengan UMKT diharapkan bisa memberdayakan siswa di Samarinda dan seluruh Kalimantan dengan sumber daya dan bimbingan yang dibutuhkan untuk mengakses peluang pendidikan kelas dunia di AS.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Dr Muhammad Musiyam mengaku merasa terhormat menjadi tuan rumah pusat Education USA pertama di Kalimantan.
“Peresmian ini menegaskan kembali komitmen Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur untuk mendukung akses pendidikan global bagi mahasiswa kami dan masyarakat luas. Kami yakin bahwa kolaborasi ini akan membuka lebih banyak peluang akademis dan mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat.” kata Rektor.
Peresmian pusat tersebut dilanjutkan dengan sesi informasi tentang Education USA di UMKT bagi lebih dari 100 pemangku kepentingan pendidikan di Kaltim.