IKNPOS.ID – Sebagai upaya untuk lebih mengenalkan destinasi wisata di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim mengajak masyarakat untuk mempromosikan destinasi wisata lokal, sebagai tujuan libur akhir tahun.
“Kami akan terus promosikan wisata yang dimiliki Kutai Timur. Ada banyak tempat berlibur yang bisa didatangi di sini, masyarakat pun bisa berperan aktif mempromosikan,” ucap Kepala Dispar Kutim, Nurullah, Jumat, 27 Desember 2024.
Menurutnya, ada 174 destinasi wisata di seluruh wilayah Kutai Timur. Objek wisata tersebut terbagi menjadi 3 zona, diantaranya zona Sangatta, zona Sangkulirang hingga zona Muara Wahau.
Dari 3 zona destinasi wisata tersebut, Kabupaten Kutai Timur memiliki berbagai macam tujuan berlibur. Dari mulai pantai, gunung, goa, air terjun, hingga objek wisata bahari Pulau Miang di Kecamatan Sangkulirang.
Nurullah menjelaskan, saat ini Dispar Kutim tidak bisa membangun secara keseluruhan destinasi wisata yang ada. Pihaknya terus mengembangkan tempat wisata di sekitar wilayah Sangatta.
“Cuma kan kita tidak bisa membangun secara langsung keseluruhan. Zona Sangatta yang terus kita kembangkan adalah Teluk Lombok, Teluk Lingga, Kenyamukan, dan lainnya. Itu yang menonjol dan masuk kawasan TNK (Taman Nasional Kutai),” jelasnya.
Selain itu, salah satu objek wisata unggulan Kutim yaitu Pulau Miang juga menjadi fokus peningkatan wilayah wisata.
Nurullah menyampaikan pada 2023 lalu, jumlah pengunjung Wisata Pulau Miang mencapai 300 ribu orang. Namun, ia memperkirakan, jumlah pengunjung wisata tersebut meningkat signifikan pada tahun 2024.
Ia mengatakan Pulau Miang menghadirkan sejumlah fasilitas untuk memberikan kenyamanan pada pengunjungnya.
Ia mengungkapkan, biaya penyeberangan reguler dari ibu kota Kecamatan Sangkulirang ke Pulau Miang hanya Rp 15 ribu per orang.
Pulau Miang juga memiliki sejumlah fasilitas tambahan. Seperti snorkeling, pelampung, kano, hingga kapal untuk memancing.
“Pulau Miang memang yang paling menonjol karena menjadi unggulan kita. Tahun kemarin, untuk kunjungan wisatanya sekitar 300 ribu orang. Kita target 1 juta pengunjung untuk tahun ini,” kata Nurullah.