Home Pemerintahan China dan AS Bakal Jadi ‘Penguasa’ di IKN
Pemerintahan

China dan AS Bakal Jadi ‘Penguasa’ di IKN

Share
Sejarah Baru Indonesia Lewat Pembangunan Berkelanjutan di IKN--Humas OIKN
Share

IKNPOS.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melaporkan tingginya minat investor asing untuk menanamkan modal di proyek pembangunan ibu kota baru Indonesia.

Total potensi investasi yang tercatat hingga saat ini mencapai Rp 1.042,21 triliun, dengan dominasi dari luar negeri.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menyampaikan bahwa hingga saat ini telah masuk 531 surat pernyataan minat atau Letter of Intent (LoI) dari calon investor. Mayoritas dari LoI tersebut berasal dari dalam negeri.

“Kalau dilihat dari situs investara.ikn.go.id, kita bisa melihat, dari 531 LoI, 329 di antaranya berasal dari domestik, sedangkan 202 sisanya merupakan investasi luar negeri,” ujar Agung.

Potensi Investasi Asing

Meski jumlah LoI domestik lebih banyak, potensi investasi luar negeri ternyata lebih besar. Dari 329 LoI dalam negeri, total nilai investasi yang dapat dihimpun mencapai Rp 461,78 triliun.

Sementara dari 202 LoI luar negeri, nilai investasinya diproyeksikan mencapai Rp 580,43 triliun.

“Potensi total investasi dari dalam dan luar negeri mencapai Rp 1.042,21 triliun,” sebutnya.

China dan Amerika Serikat Dominan

Investasi asing berasal dari berbagai negara, dengan China menjadi yang paling banyak menyampaikan minat.

China mengirimkan 35 LoI dengan nilai investasi mencapai Rp 112,54 triliun. Disusul Singapura dengan 30 LoI (Rp 5,92 triliun) dan Malaysia dengan 26 LoI (Rp 74,45 triliun).

Namun, meski jumlah LoI lebih sedikit, Amerika Serikat mencatat potensi investasi tertinggi. Dengan hanya 10 LoI, AS diproyeksikan menyumbang hingga Rp 247 triliun.

Negara-negara lain yang telah mengutarakan minatnya antara lain:

  1. Korea Selatan: 18 LoI (Rp 98,49 triliun)
  2. Austria: 3 LoI (Rp 18,98 triliun)
  3. Uni Emirat Arab: 5 LoI (Rp 3,3 triliun)
  4. Belanda: 3 LoI (Rp 0,1 triliun)
  5. Inggris: 5 LoI (Rp 0,3 triliun)
  6. Perancis: 3 LoI (Rp 2,75 triliun)
  7. Jerman: 5 LoI (Rp 0,53 triliun)
  8. Rusia: 1 LoI (Rp 0,8 triliun)

Agung optimis bahwa minat tinggi dari investor ini akan mendukung percepatan pembangunan di IKN.

Share
Related Articles
Aturan kunjungan Istana Negara IKN
Pemerintahan

Aturan Ketat Kunjungan Istana Negara IKN: Pengunjung Dilarang Pakai Sandal dan Kaos

IKNPOS.ID – Masyarakat yang berencana menjadikan Istana Negara di Ibu Kota Nusantara...

Pemerintahan

Polri Siagakan 317 Ribu Personel Amankan Malam Takbiran & Shalat Id

IKNPOS.ID - Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Negara Republik Indonesia...

Momen Bersejarah! Salat Idulfitri Perdana di Masjid Negara IKN
Pemerintahan

Momen Bersejarah! Salat Idulfitri Perdana di Masjid Negara IKN

IKNPOS.ID - Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah pada Sabtu, 21 Maret 2026, mencatat...

Persiapan Ramadan 1447 H di IKN: Masjid Negara Siap Digunakan, Menag Bakal Tarawih di Sini!
Pemerintahan

Polres Penajam Antisipasi Lonjakan Kendaraan saat Salat Id di Masjid Negara IKN 2026

IKNPOS.ID - Polres Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menyiapkan langkah khusus untuk...