Biaya IMB ini bervariasi, tergantung pada lokasi dan jenis bangunan yang akan dibangun, dengan estimasi biaya mulai dari Rp1 juta.
Meskipun tampak kecil, biaya perizinan ini sangat penting untuk memastikan bahwa proyek pembangunan rumah Anda sesuai dengan peraturan yang berlaku.
4. Desain Rumah Minimalis
Desain rumah adalah aspek kunci dalam proses perencanaan. Rumah minimalis dikenal dengan desainnya yang simpel namun tetap fungsional dan estetis.
Jika Anda menginginkan desain yang lebih rumit dan terperinci, biaya untuk jasa arsitek bisa dimulai dari Rp8 juta. Harga ini tentu akan bervariasi tergantung pada tingkat kompleksitas dan keunikan desain yang Anda pilih.
Sebagai seorang arsitek, kami selalu menekankan pentingnya desain yang tidak hanya indah namun juga responsif terhadap kebutuhan penghuni dan lingkungan sekitar.
5. Biaya Material dan Tukang
Material adalah elemen utama dalam pembangunan rumah yang mempengaruhi kualitas dan biaya secara signifikan. Bahan-bahan seperti batu bata, hebel, semen, dan pasir akan menjadi bagian integral dari anggaran Anda.
Harga semen, misalnya, berkisar antara Rp50.000 hingga Rp70.000 per sak, sementara batu kali bisa dihargai antara Rp200.000 hingga Rp300.000 per m³. Selain material, Anda juga perlu memperhitungkan biaya untuk tenaga kerja atau tukang, yang dapat mencakup sekitar 30% dari total biaya pembangunan.
Biaya tukang ini tergantung pada jenis pekerjaan dan durasi pengerjaan, dengan kisaran biaya untuk tukang rumah tipe 36 antara Rp30 juta hingga Rp60 juta.
6. Faktor Tambahan yang Mempengaruhi Biaya
Selain biaya utama yang telah disebutkan, perlu juga memperhitungkan biaya untuk elemen tambahan seperti taman, kolam renang, atau dekorasi interior.
Pembangunan taman atau kolam renang, misalnya, memerlukan biaya tambahan baik untuk desain, material, maupun tenaga kerja. Untuk interior, biaya dekorasi dan furnitur juga bisa menjadi faktor yang mempengaruhi anggaran keseluruhan.
Kesimpulan
Pembangunan rumah minimalis di tahun 2025 membutuhkan perencanaan yang matang, baik dari segi finansial maupun teknis. Anggaran yang diperlukan, terutama jika Anda belum memiliki tanah, berkisar antara Rp350 juta hingga Rp450 juta, belum termasuk biaya tanah dan perizinan.