Home Borneo Waspada! Potensi Hujan Angin Puting Beliung dan Petir untuk Wilayah Kaltim hingga Kaltara
Borneo

Waspada! Potensi Hujan Angin Puting Beliung dan Petir untuk Wilayah Kaltim hingga Kaltara

Share
Info cuaca untuk wilayah Kalimantan Timur, Minggu 14 Juli 2024
Share

IKNPOS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia pada akhir Oktober hingga awal November 2024.

Transisi musim diperkirakan membawa hujan deras disertai angin kencang, khususnya di Kalimantan Timur dan Utara, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin puting beliung, petir, dan hujan lokal dengan intensitas beragam, terutama pada sore hingga malam hari.

Prakirawan BMKG Samarinda, Sutrisno, dalam prospek cuaca mingguan periode 25-31 Oktober 2024 menjelaskan bahwa kondisi angin kencang di wilayah selatan Indonesia disebabkan oleh awan cumulonimbus yang berkembang pada skala lokal.

“Pola peralihan musim memicu pembentukan awan konvektif yang biasanya terbentuk pada sore hingga malam hari, menciptakan kondisi cuaca yang tidak stabil di berbagai wilayah,” jelasnya.

Selain itu, ketidakstabilan atmosfer menyebabkan beberapa daerah mengalami hujan singkat dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat dan angin kencang.

Sutrisno menyebutkan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh Siklon Tropis Trami yang terpantau di Laut Filipina dan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan angin mencapai 50 knot.

“Siklon tropis ini meningkatkan kecepatan angin khususnya di Kalimantan Timur dan Utara, Sulawesi Utara, serta Maluku Utara, dengan kecepatan angin mencapai lebih dari 25 knot atau sekitar 46 km/jam,” ujarnya.

Keberadaan siklon juga membentuk area perlambatan angin di Laut Cina Selatan, Laut Sulu, dan Laut Filipina, yang meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sekitar wilayah tersebut.

Menurut Sutrisno, masyarakat di wilayah-wilayah terdampak, khususnya di sekitar Kalimantan, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara, diharapkan berhati-hati terhadap perubahan cuaca mendadak yang dapat memicu cuaca ekstrem.

“Kondisi cuaca pada sore hingga malam hari biasanya tidak merata dengan durasi singkat, yang menjadi ciri khas peralihan menuju musim hujan,” tambahnya.

Share
Related Articles
Pengawasan Makan Bergizi Gratis Kaltim
Borneo

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Program Makan Bergizi, Ingatkan Jangan Sampai Ada Penyelewengan

IKNPOS.ID - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, memberikan catatan...

Borneo

Ekspor Kaltim Anjlok 31,25% di Januari 2026, Batubara dan CPO Terpukul Keras!

IKNPOS.ID - Kinerja ekspor Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami penurunan tajam pada Januari...

Borneo

Pemkab PPU Gratiskan Pemasangan Sambungan Air Bersih di Serambi IKN

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) memperluas...

Borneo

Berdayakan Masyarakat Lokal, Upaya Dishut Kaltim Cegah Karhutla di Provinsi Penyangga IKN

IKNPOS.ID - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur kini...