IKNPOS.ID – Penyerang Borneo FC asal Brasil, Leo Gaucho, mengutarakan kesiapannya untuk menjalani proses naturalisasi demi membela Timnas Indonesia.
Leo, yang baru bergabung dengan Borneo FC pada awal musim 2024/2025, merasa nyaman tinggal di Indonesia dan berkeinginan kuat untuk berkontribusi bagi negara ini.
Leo Gaucho menyampaikan keseriusannya dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Transfermarkt Indonesia.
“Saya mau jika Indonesia ingin menjadikan saya pemain naturalisasi, bagi saya itu sangat mungkin karena saya sangat nyaman berada di sini,” ujarnya.
“Ini adalah kesempatan besar untuk menunjukkan pekerjaan saya pada negara yang luar biasa,” tambahnya.
Performa Impresif Leo Gaucho Bersama Borneo FC
Di awal musim bersama Borneo FC, Leo langsung menarik perhatian lewat performa impresifnya. Pada ajang Piala Presiden 2024.
Ia berhasil mencetak tiga gol dan mengantar timnya hingga babak final.
Konsistensinya pun berlanjut ke kompetisi BRI Liga 1 2024/2025, di mana ia telah mencetak enam gol hingga pekan ke-10. Di ASEAN Club Championship 2024/2025, Leo juga berhasil menyumbang dua gol dalam dua laga Borneo FC.
Sebagai penyerang muda dengan kemampuan mencetak gol yang tinggi, Leo Gaucho dianggap memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Di usia 23 tahun, ia menunjukkan dedikasi dan keinginan kuat untuk meningkatkan permainannya, menjadikannya salah satu penyerang yang diincar publik sepak bola Indonesia untuk memperkuat tim nasional.
Atmosfer Sepak Bola Indonesia Memikat Leo Gaucho
Sebelum bermain di Indonesia, Leo Gaucho sempat berkarier di beberapa klub Latvia.
Namun, ia mengakui bahwa atmosfer sepak bola di Indonesia sangat spesial dan berperan besar dalam keputusannya untuk menetap lebih lama.
“Sepak bola butuh ini, bukan hanya di Indonesia, tetapi di negara lain juga. Di sini sangat bagus, sangat positif untuk sepak bola. Saya sangat menyukainya dan ingin meningkat setiap hari,” ungkap Leo.
Ia menambahkan bahwa atmosfer positif di Indonesia merupakan faktor utama yang membuatnya tertarik membela Timnas Indonesia.