IKNPOS.ID – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengungkapkan maanfaat dibuatnya embung atau danau di IKN.
Saat ini telah ada 32 embung atau danau buatan di IKN dengan kapasistas air 66 juta meter kubik (m3).
Menurut Pak Bas, demikian sapaan akrabnya, embung memiliki manfaat mengubah microclimate atau uap air naik sehingga dibutuhkan oleh IKN yang mengusung forest city.
Embung-embung tersebut nantinya akan menjadi tujuan wisata bagi masyarakat yang datang ke IKN.
“Konsepnya, makin banyak embung yang kita bikin, ini akan merubah microclimate, uap air naik ya,
seperti hutan, fungsinya air ini seperti kayak hutan, jadi IsyaAllah nanti, bisa membuat, suasana iklim di atas, suasana di IKN menjadi lebih baik,” ujar Basuki saat berbincang dengan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf, Jumat 8 November 2024.
Sejak dibangun embung, saat ini banyak burung-burung sudah mulai berdatangan.
Salah satu embung yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN adalah Embung MBH. MBH merupakan singkatan dari Mochamad Basuki Hadimuljono.
Dibangun sejak 2021, Embung MBH memiliki peran krusial dalam mendukung konservasi air di IKN.
Dengan kapasitas tampung mencapai 66.000 meter kubik dan luas 28.150 meter persegi, embung ini menjadi salah satu infrastruktur vital untuk mendukung keberlanjutan IKN.
Embung MBH bukan sekadar waduk penampung air biasa. Teknologi pintar yang diterapkan di sini memberikan beberapa keunggulan.
Adapun keunggulannya, pertama, sistem manajemen air pintar yakni Embung ini dilengkapi dengan teknologi yang mampu mendeteksi kadar air tanah, kelembapan, suhu, dan pH tanah, memungkinkan pengelolaan air yang lebih efisien dan terkontrol;
Kedua, teknik pengendalian sedimen yakni sebelum air masuk ke embung, sedimentasi trap digunakan untuk memastikan air yang masuk lebih bersih dan jernih;
Ketiga, fasilitas rekreasi, Embung MBH juga dilengkapi lintasan jogging sepanjang 3 km, yang memberikan ruang bagi warga untuk berolahraga dan menikmati udara segar.