Home Borneo Jumlah Komputer Terbatas, Tes SKD CPNS di Pemprov Kaltim Digelar 8 Hari Dibagi Empat Sesi Per Hari
Borneo

Jumlah Komputer Terbatas, Tes SKD CPNS di Pemprov Kaltim Digelar 8 Hari Dibagi Empat Sesi Per Hari

Share
Share

IKNPOS.ID – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) terhadap 6.489 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos adminstrasi.

Tes SKD terpaksa dilaksakan selama delapan hari sejak Kamis 7 November 2024, karena keterbatasan jumlah komputer yang dimiliki.

Untuk tes SKD, Pemprov Kaltim hanya memiliki 154 unit komputer. Sedangkan pelamar yang mengikuti tes SKD lebih dari 6.000 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, Deni Sutrisno mengatakan, pelaksanaan SKD telah dilakukan sejak Kamis 7 November 2024 lalu, di Lab Station BKD Kaltim, Jalan Bhayangkara, Samarinda.

Deni mengatakan, tes SKD dilaksanakan selama delapan hari dan dibagi dalam empat sesi setiap harinya karena keterbatasan jumlah komputer.

Pihaknya saat ini hanya memiliki komputer sebanyak 150 unit. Sehingga dalam satu hari dibagi menjadi empat sesi.

“Setelah satu sesi selesai, ruangan disterilkan dan peserta sesi berikutnya dicek oleh aparat keamanan,” jelas Deni, dikutip dari Disway Kaltim, Senin 11 November 2024.

Tes SKD CPNS tersebut menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk 261 formasi yang disediakan.

Dia menjelaskan, total jumlah pelamar CPNS di Kaltim sebanyak 9.460 orang, sedangkan yang lolos administrasi sebanyak 6.489 orang.

“Sebelumnya ada 9.460 pelamar CPNS Kaltim. Usai melewati verifikasi hanya 6.489 pelamar yang lolos seleksi administrasi,” jelasnya.

Dalam proses SKD CPNS Kaltim, ujar Deni, masyarakat juga dapat memantau secara langsung melalui kanal YouTube Kantor Regional (Kanreg) VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Masyarakat bisa memantau pergerakan nilai peserta secara live perkembangan nilai peserta saat mengerjakan soal. Nilai peserta langsung muncul di layar monitor. Jadi, semua berjalan transparan,” tambahnya.

Deni juga menepis terkait isu perjokian dalam seleksi CPNS. Ia menyakini bahwa praktik joki itu tidak mungkin terjadi dalam seleksi CPNS kali ini.

Baginya, sistem CAT menjamin kejujuran dan transparansi dalam proses seleksi.

Share
Related Articles
Borneo

Ini Upaya Pemkab Kukar Dongkrak Ekonomi Kerakyatan di Kabupaten Penyangga IKN

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), tengah...

Borneo

Pemkab Penajam Dukung Aturan Perlindungan Anak di Ruang Digital

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), menyatakan kesiapannya...

Borneo

Upaya Penghematan BBM di Serambi IKN, Pemkab Penajam Terapkan WFH Setiap Jumat

IKNPOS.ID - Untuk menghemat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten Penajam...

Pengawasan Makan Bergizi Gratis Kaltim
Borneo

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Program Makan Bergizi, Ingatkan Jangan Sampai Ada Penyelewengan

IKNPOS.ID - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, memberikan catatan...