Menurut Esther, pemerintah harus mempertimbangkan tidak hanya biaya pembangunan tetapi juga perawatan infrastruktur yang telah selesai dibangun.
Gedung-gedung yang sudah selesai tetap memerlukan perawatan agar tidak rusak sebelum IKN benar-benar dapat difungsikan sebagai ibu kota.
Pembangunan Bertahap dan Tantangan Investasi Swasta
Esther menyarankan pemerintah untuk melanjutkan pembangunan IKN secara bertahap dan tidak terlalu bergantung pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Pembiayaan melalui investasi swasta yang diharapkan turut mendukung proyek ini masih terbatas, sehingga pemerintah perlu mengatur tempo pembangunan dengan cermat.
“Pemerintah tidak bisa memaksakan diri menggunakan APBN sepenuhnya,” ujar Esther.
Ia menilai pendekatan bertahap ini akan memungkinkan pengembangan IKN secara realistis, dengan menjaga kualitas bangunan dan keberlanjutan proyek sesuai kemampuan anggaran.
Dengan rencana ini, AHY optimis bahwa IKN dapat menjadi pusat pemerintahan dan pusat politik yang kuat dalam beberapa tahun ke depan, meskipun masih membutuhkan komitmen berkelanjutan dari berbagai pihak dalam jangka panjang.