Dirancang sebagai kota hijau, Nusantara akan memiliki lebih dari 75% ruang terbuka hijau, menjadikannya salah satu kota dengan hutan kota terbesar di dunia.
Nusantara juga direncanakan sebagai kota berkelanjutan, dengan penggunaan energi terbarukan dan teknologi rendah emisi sebagai bagian dari komitmen pembangunan yang ramah lingkungan.
Presiden terpilih, Prabowo Subianto telah menyatakan pembangunan Ibu Kota Nusantara akan menjadi prioritas strategis dalam pemerintahannya. Ia menegaskan komitmen untuk terus mendorong pembangunan ini demi kemajuan Indonesia di masa depan.
“Saya kira kita bisa merasakan suasana yang indah di Nusantara ini. Pembangunan ini berjalan dan harus terus berlangsung. Kalau bisa kita percepat, tentunya nanti semua pakar-pakar dikerahkan. Kalau saya optimis, saya kira bagus sekali, pasti kita selesaikan,” tegas Prabowo seusai sidang kabinet yang dilaksanakan di Istana Garuda, Nusantara pada Senin, 12 Juli 2024 lalu.
Sementara itu, Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw, menyatakan pembangunan IKN bukan hanya tentang infrastruktur fisik. Tetapi juga tentang membangun semangat dan identitas baru bagi Indonesia.
“Nusantara bukan hanya proyek pembangunan, tetapi juga simbol kebersamaan dan mimpi bersama kita sebagai bangsa. Setiap langkah pembangunan ini adalah bagian dari upaya kita untuk mewujudkan masa depan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Troy.
Nusantara adalah simbol keberhasilan yang akan diwariskan kepada generasi mendatang. Pembangunan IKN merupakan cerminan dari tekad bangsa Indonesia. Yakni terus maju dan menunjukkan Indonesia mampu mewujudkan impiannya menjadi negara maju dan berkelanjutan.