IKNPOS.ID – Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, menyatakan bahwa Jakarta akan tetap menjadi pusat pemerintahan meskipun Ibu Kota Nusantara (IKN) telah ditetapkan di Kalimantan Timur.
Hal ini ia sampaikan saat berkampanye di Grogol Utara, Jakarta Selatan, pada Minggu 13 Oktober 2024.
Pramono mengungkapkan bahwa meskipun IKN secara resmi ditetapkan sebagai ibu kota negara, pembangunan fasilitas pemerintahan di sana masih belum sepenuhnya selesai.
“Sekarang ini belum semuanya kantor kementerian dan lembaga negara dibangun di IKN. Kalau saya melihat, sepuluh tahun ke depan pemerintahan masih akan berada di Jakarta,” ujarnya.
Menurut Pramono, status IKN sebagai ibu kota negara memang membawa konsekuensi terhadap tata administrasi kelembagaan negara, di mana lembaga negara mesti berkedudukan di ibu kota.
Namun, hingga saat ini, beberapa institusi penting seperti gedung DPR, MPR, dan DPD masih berada di Jakarta. Bahkan, partai politik juga belum memindahkan kantor mereka ke IKN.
“Ini menunjukkan bahwa pemerintahan akan tetap ada di Jakarta hingga sepuluh tahun mendatang,” tambah Pramono.
Status IKN Belum Final
Pramono juga menekankan bahwa status IKN belum sepenuhnya resmi sebagai ibu kota negara karena masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres) untuk merealisasikannya.
Keppres tersebut, lanjutnya, tergantung pada kebijakan presiden terpilih, Prabowo Subianto.
“Keppres ini memang tergantung kepada Pak Prabowo selaku presiden terpilih, untuk membuat IKN benar-benar resmi menjadi ibu kota negara,” katanya.
Komitmen untuk Jakarta sebagai Kota Global
Meskipun Jakarta nantinya mungkin tidak lagi menjadi pusat pemerintahan, Pramono berkomitmen untuk memastikan bahwa peran Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional akan tetap kuat.
Ia menyatakan bahwa dalam lima tahun ke depan, dirinya berencana mendesain Jakarta sebagai kota global yang dapat bersaing dengan kota-kota besar lainnya di dunia.
“Jakarta akan kami jadikan sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global dengan ciri khas dan karakter yang kuat, seperti kota global lainnya,” tegasnya.